Jumat, 14 Mei 2021 10:43
  • Home
  • Politik
  • Otjen TNI Gelar FGD Tentang Tuntutan Bebas dan Koneksitas

Otjen TNI Gelar FGD Tentang Tuntutan Bebas dan Koneksitas

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Dito
Rabu, 31 Mar 2021 17:31
Puspen TNI
Oditurat Jenderal (Otjen) TNI menggelar Forum Group Discusion (FGD) tentang tuntutan bebas dan koneksitas, bertempat di hotel Lumire, Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Rabu (31/3/2021).

Kegiatan forum diskusi dibuka secara resmi oleh Kababinkum TNI Laksda TNI Anwar Saadi, S.H. yang turut ambil bagian adalah antara lain Dr. Arief Muliawan, S.H., M.H. dari Kejaksaan Agung RI dengan materi Tuntutan Bebas dari Segala Dakwaan, Kolonel Cpm Kemas, S.H., Dirbin Idik Puspomad dengan materi Tahapan Penyidikan dan Kolonel (Purn) Jacob Luna Sumuk, S.H., Dosen STHM Ditkumad dengan materi Penyelesaian Perkara Koneksitas.

Dalam sambutannya Kababinkum TNI mengatakan, Forum ini selain akan mendiskusikan tentang penyelesaian perkara koneksitas juga membahas materi tuntutan bebas yang selama ini seolah-olah dianggap tabu oleh oditur untuk menuntut bebas. "Oleh karena itu dipandang perlu membahas permasalahan ini dalam sebuah forum sebagai upaya menyamakan persepsi dalam mencari solusi untuk memperoleh kesimpulan dan mempertegas apakah oditur boleh mengajukan tuntutan bebas," ujarnya.

Lebih lanjut Laksda TNI Anwar Saadi mengatakan sesuai Pasal 198 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1997 tentang peradilan militer bahwa tindakan pidana yang dilakukan mereka secara bersama-sama oleh mereka yang termasuk yustiabel peradilan militer dan yustiabel peradilan umum diperiksa dan diadili oleh dalam lingkungan peradilan umum, kecuali menurut keputusan dan persetujuan Menteri Kehakiman yang memutuskan harus di adili peradilan militer yang biasa disebut dengan perkara koneksitas.

"Selain menyamakan persepsi, kegiatan FGD ini diharapkan dapat digunakan sebagai sarana implementasi dari prinsip oditurat adalah satu dan tidak terpisahkan "En Een Ondeelbaar" dalam melakukan tuntutan maupun penyelesaiam perkara tindak perkara koneksitas," ujar Laksda TNI Anwar.

Kegiatan tersebut diselenggarakan secara tatap muka dan virtual ini diikuti oleh 25 peserta secara tatap muka dan 40 peserta secara virtual yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia.


Editor: Tessa

T#g: MahmilOditurOtjen
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Mar 2021 16:39

    TNI Musnahkan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Militer

    Tentara Nasional Indonesia (TNI) melaksanakan pemusnahan berbagai jenis barang bukti perkara tindak pidana militer dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19, bertempat di halaman kantor Odi

  • Jumat, 26 Feb 2021 14:26

    Oditur Jenderal TNI Buka Bimbingan Teknis Peningkatan Profesionalisme

    Oditur Jenderal TNI Marsda TNI Dr. Sujono, S.H.M.H, CfrA. membuka acara bimbingan teknis peningkatan profesionalisme oditur tentang pengadaan barang/jasa pemerintah di lingkungan TNI TA 2021 melalui v

  • Kamis, 15 Okt 2020 22:05

    Pelaku Pembunuhan Babinsa Pekojan Dituntut 10 Tahun Penjara

    Terdakwa pelaku Kasus pembunuhan terhadap Sersan ASP Babinsa Pekojan Kodim 0503/JB dituntut 10 tahun penjara. Sidang ini dipimpin oleh Majelis Hakim Ketua Kolonel Chk (K) Prastiti Siswayani, S.H. dida

  • Sabtu, 16 Des 2017 07:36

    Kapuspen TNI: Tidak Benar Panglima TNI Menyetujui Oknum Militer Diadili Di Peradilan Umum

    Terkait dengan pemberitaan di berbagai media massa  yang menyatakan bahwa  Panglima TNI menyetujui kasus pidana oknum militer akan diselesaikan di peradilan umum adalah TIDAK BENAR. Demikian

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak