Rabu, 20 Mei 2026

TNI Perkuat Kesiapan Hadapi Ancaman Global dan Misi Perdamaian Dunia

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Adimsi Rabu, 20 Mei 2026 15:50
Puspen TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri rapat kerja bersama Komisi I DPR RI.

Rapat kerja tersebut berlangsung di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026). Agenda pembahasan difokuskan pada perkembangan dinamika geopolitik global dan pelaksanaan misi pemeliharaan perdamaian dunia.

Dalam paparannya, Panglima TNI menjelaskan bahwa perkembangan konflik global saat ini menjadi perhatian serius bagi TNI. Situasi dunia yang terus berubah dinilai menuntut kesiapan yang lebih matang dalam menghadapi berbagai ancaman.

Menurut Panglima TNI, konflik modern memberikan banyak pelajaran penting bagi Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kemampuan pertahanan negara dan kesiapan prajurit di lapangan.
"Perkembangan Konflik modern saat ini Memberikan berbagai pelajaran strategis Bagi tentara nasional Indonesia," ujar Panglima TNI.

Ia menegaskan, TNI harus mampu meningkatkan kesiapan operasional, kemampuan adaptasi, serta profesionalisme prajurit dalam menghadapi ancaman yang semakin kompleks dan berkembang cepat.

Selain itu, Panglima TNI juga menyoroti pentingnya keterlibatan Indonesia dalam misi perdamaian dunia. Menurutnya, keikutsertaan TNI dalam misi internasional memiliki dasar hukum yang kuat.

Dasar hukum tersebut antara lain Piagam PBB, amanat Pembukaan UUD 1945, serta Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.
produk kecantikan untuk pria wanita

Panglima TNI menjelaskan, Indonesia telah lama aktif dalam mendukung perdamaian internasional. Sejak pertama kali bergabung dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia pada tahun 1957, Indonesia terus menunjukkan komitmennya di tingkat global.

"Hingga tahun 2026 Indonesia tercatat Telah berpartisipasi dalam 30 misi PBB dan 5 misi non PBB, Dengan total kontribusi lebih dari 57.527 Personel peacekeepers, Termasuk Ribuan prajurit TNI yang Bertugas di berbagai kawasan Konflik dunia," ungkapnya.

Keterlibatan tersebut menunjukkan peran aktif Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian internasional melalui pengiriman personel TNI ke berbagai wilayah konflik di dunia.

iklan peninggi badan
Dalam menghadapi tantangan global ke depan, TNI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat profesionalisme prajurit dan meningkatkan kesiapan operasional.

Selain itu, modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), penguatan kemampuan teknologi, serta adaptasi terhadap strategi peperangan modern juga menjadi fokus utama TNI dalam menghadapi dinamika ancaman global yang semakin kompleks.

Melalui langkah tersebut, TNI berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata, baik dalam menjaga kedaulatan negara maupun mendukung misi perdamaian dunia di berbagai kawasan internasional.
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later