Konsulat Jenderal Mr Takonai Susumu ungkap wisata muslim dan pendidikan agama Islam di Jepang
Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil
Jumat, 18 Feb 2022 21:28
Istimewa
Kunjungan Konsulat Jenderal Jepang
Walikota Binjai Drs H Amir Hamzah M.AP, terima kunjungan kerja dari Konsulat Jenderal Jepang untuk Medan Mr Takonai Susumu, di Ruang Kerja Walikota, Jalan Jenderal Sudirman No. 6 Binjai, Jumat (18/2).
Dalam kegiatan ini, Walikota Binjai didampingi oleh Kepala Bappeda Kota Binjai Majid Ginting, Kaban Kesbangpol Kota Binjai T Syarifuddin, Plt Kadis Perkim Kota Binjai Mahyar, Kabag Pemerintahan Adri Rivanto, Kabag Hukum Salmadeni, dan perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Binjai.
Mr Takonai Susumu dalam kunjungan kerja ini menyatakan keinginannya untuk menjalin kerjasama yang baik dengan Pemerintah Kota Binjai.
Ia pun menyebutkan, hubungan yang pernah terjalin dengan Pemko Binjai melalui hibah yang diberikan beberapa tahun lalu ke Sekolah dan Rumah Sakit yang ada di Kota Binjai.
Tidak hanya itu, Mr Takonai juga menyebutkan, program kerja konsulat jenderal yang selama ini dilakukan namun terhenti akibat pandemi Covid-19. Program tersebut adalah program belajar yang membawa guru-guru pesantren untuk belajar dan mengunjungi Jepang.
"Walaupun persentasi warga Jepang yang beragama islam di Jepang sangat sedikit, tapi Jepang sangat fokus dan memperhatikan wisata muslim dan pendidikan agama Islam di Jepang," ucap Mr Takonai Susumu.
Dalam pertemuan itu, Konsulat Jenderal Jepang untuk Medan itu juga meminta Walikota Binjai untuk bisa menjalin kerjasama serupa untuk membangun kerjasama kedua negara melalui program ini. Hal ini mengingat di Kota Binjai untuk perkembangan siar islam dan pendidikan agama islam dianggap mumpuni.
Kunjungan sekaligus rencana dari Konjen Jepang itupun disambut baik oleh Walikota Binjai, Drs H Amir Hamzah. Menurutnya, sudah sepatutnya Pemko Binjai dan Konjen Jepang dapat menjalani hubungan baik melalui program kerja dan kesepakatan yang kelak akan diperbuat.
Dirinya juga menjelaskan tentang kerjasama yang sedang dipelajari dengan pihak swasta dari negara lain.
"Ini merupakan salah satu cara memajukan kota dan meningkatkan penghasilan masyarakat dari ragam sektor yang ada," ucap Amir Hamzah.