Semua mata tentunya akan tertuju dalam kegiatan event dunia yang rencananya akan dihadiri oleh 20 Kepala Negara serta para para delegasi negara peserta. Sebab, berbagai isu tentunya akan dibahas dalam forum G20 tersebut, seperti Finance Track (jalur pembahasan yang berfokus pada isu keuangan) serta Sherpa Track (jalur pembahasan di bidang yang lebih luas diluar isu keuangan).
Dukungan serta harapan pun terus disampaikan berbagai lapisan elemen masyarakat dalam kegiatan yang mengambil tema "Recover Together, Recover Stronger" ini. Sebab melalui tema tersebut, Indonesia ingin mengajak seluruh dunia untuk bahu membahu, saling mendukung untuk pulih bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.
Adalah, Zulfan Efendi Arwalembun, salah seorang tokoh pemuda Kota Binjai, yang memberikan apresiasi sekaligus dukungannya pada gelaran Presidensi G20 Indonesia 2022 yang akan digelar di Bali, esok hari.
Dirinya juga mengaku, sebagai warga negara dan generasi muda bangsa, dirinya sangat mendukung sekaligus bersyukur karena Indonesia bisa menjadi tuan rumah KTT G20 (group of twenty) yang merupakan sebuah forum kerjasama ekonomi Internasional serta beranggotakan negara negara perekonomian besar di dunia.
"Sebagai s Dr muda Bangsa, kami tentunya sangat mendukung perhelatan G20 di Bali pada tanggal 15 sampai 16 November 2022. Dipercaya sebagai tuan rumah, tentunya memberikan kebanggaan kepada kita sebagai rakyat Indonesia," ungkap Zulfan, saat dikonfirmasi awak media, Senin (14/11) sore.
Selain berharap agar event Internasional tersebut dapat berjalan lancar, pria berkulit sawo matang yang juga dipercaya menjadi Ketua DPD Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo) Kota Binjai ini juga berharap gelaran KTT G20 di Bali dapat membawa manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.
"Kita harakan dengan hadirnya para kepala negara di dunia, dapat memberikan dampak positif bagi bangsa Indonesia, terkhusus untuk rakyat indonesia," ungkap Zulfan Efendi Arwalembun.
Sebagai warga Negara Indonesiaa, Zulfan juga berharap peran nyata G20 yang selama ini sudah terbukti, seperti penanganan krisis keuangan global 2008, kebijakan pajak, kontribusi dalam penanganan Pandemi Covid-19, serta isu lainnya termasuk perdagangan, iklim dan pembangunan.
"Kami menilai forum G20 nantinya juga akan membahas dampak ekonomi pasca pandemi Covid, sehingga akan memiliki dampak ekonomi yang luas, sehingga masyarakat di kawasan global, khususnya di Asia-Pasific dan Asia Tenggara, dapat mengalami peningkatan ekonomi yang signifikan, terkhusus untuk masyarakat Indonesia diseluruh nusantara," tuturnya.
"Untuk itu, marilah bersama sama kita jaga stabilitas keamanan selama KTT G20 ini berlangsung di Bali, bukan hanya tugas Kepolisian, tapi ini merupakan tugas kita bersama sehingga nanti pasca acara ini memberikan kenangan yang baik kepada para tamu KTT G20 selama berada di Indonesia," demikian ungkap Zulfan Efendi Arwalembun diakhir ucapannya.