Yayasan Kartika Jaya Persit Kartika Chandra Kirana (Persit KCK) Cab XXXVIII Kodim 0824 Jember, laksanakan Sosialisasi Anti Narkoba pada siswa SMP dan SMA Kartika, di Aula Kodim 0824 Jember, Kamis (29/03/2018).Sebelum acara dimulai didahului dengan foto bersama Komandan Kodim 0824 Letkol Inf Arif Munawar, Ny Arif Munawar, AKP Miftahul Huda dan para guru serta siswa siswi yang mengikuti sosialisasi.
Hadir sebagai pemateri Kasat Narkoba Polres Jember AKP Miftahul Huda didampingi oleh Ketua Harian Kapten Inf Abdul latif, Ketua Persit KCK Cab XXXVIII yang sekaligus sebagai Ketua Yayasan Kartika Jaya Cab XXXVIII Kodim 0824 bersama pengurus serta 120 orang siswa-siswi SMP Kartika Jember dan SMP Kartika Ambulu serta 8 orang siswa-siswi SMA Kartika Jember yang masing-masing didampingi oleh kepala sekolahnya.
AKP Miftahul Huda menyampaikan berbagai jenis obat terlarang serta kategorinya, disampaikan pula akibat pemakainya serta sanksi pidananya apabila menggunakan, menyalahgunakan, menyimpan dan mengedarkannya. "Sudah banyak adik-adik bahkan di kalangan Sekolah Dasar yang sudah terpengaruh oleh obat terlarang tersebut, bahkan ada yang mencoba mengoplosnya sendiri dan hal inilah yang menjadikan keseriusan kita termasuk Ibu Ketua Persit Cabang XXXVII ini untuk menhindarkan adik-adik dari pengaruh narkoba dengan sosialisasi seperti ini," tuturnya.
Sekali lagi AKP Miftahul Huda mengingatkan adik-adik sebagai generasi penerus bangsa. "Karena kalau sudah terlibat yang rugi adalah adik-adik sendiri, keluarga dan bangsa yang berharap adik-adik kelak berkiprah dalam menentukan nasib Bangsa Indonesia ini", ungkapnya.
Selanjutnya pada sesi tanya tawab ada beberapa guru yang menanyakan bagaimana cara menghindarkan anak-anak kita dari pengaruh narkoba tersebut dengan lugas AKP Miftahul Huda menyampaikan agar adik-adik saat di sekolah maupun di rumah diberikan pengawasan yang ketat.
Usai kegiatan tersebut Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cab XXXVIII kodim 0824 Jember Ny. Arif Munawar saat diwawancarai menyampaikan bahwa tujuan diberikannya sosialisasi ini tentunya ingin menyelamatkan adik-adik dari pengaruh obat terlarang, narkoba dan sejenisnya. "Memang hingga saat ini saya bersyukur tidak ada adik-adik dari SMP maupun SMA Kartika yang terlibat kasus narkoba, namun meskipun demikian mengingatkan kepada adik-adik adalah tugas kita sebagai pembina mereka, bahkan upaya preventif lebih baik daripada mencegah hal yang sudah terjadi, karena adik-adik ini sebagian dari aset bangsa yang harus kita selamatkan," ujarnya.
"Kita kawal agar tidak terjerumus pada hal-hal yang merugikan dirinya, merugikan keluarganya apalagi merugikan regenerasi Bangsa Indonesia," tukas Ketua Persit.