Wali Kota Pematang Siantar, dr. Susanti Dewayani, Sp.A, hadir dalam acara Program Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh FK USU. Acara ini berlangsung di Ruang Serbaguna Pemko Pematang Siantar pada Kamis, 24 Agustus 2023.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih karena Kota Pematang Siantar dipilih sebagai tuan rumah program pengabdian kepada masyarakat oleh dosen-dosen FK USU, termasuk dr. Fera Wahyuni, M.Ked (Ped), Sp.K., dr. Ika Citra Dewi Tanjung, M.Ked (Ped), Sp.A (K), dr. Syamsidah Lubis, M.Ked (Ped), Sp.A (K), dan dr. Putri Amelia, M.Ked (Ped), Sp.A (K).
Beliau menegaskan bahwa pembangunan kesehatan adalah investasi terbesar untuk mencetak generasi muda yang sehat, bugar, dan produktif. Kegiatan program promotif dan preventif memiliki potensi meningkatkan paradigma hidup sehat di masyarakat, sehingga dapat mencegah penyakit menular dan tidak menular. Pembangunan kesehatan ini melibatkan berbagai potensi bangsa Indonesia, termasuk masyarakat, sektor swasta, dan pemerintah.
Pemerintah telah berupaya keras, baik di tingkat pusat, daerah, maupun perguruan tinggi, untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sesuai dengan amanat pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi yang tertuang dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003, perguruan tinggi memiliki kewajiban dalam menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh FK USU bertujuan untuk memberikan akses pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Untuk menciptakan generasi yang unggul, diperlukan komitmen dari berbagai pihak dengan dukungan strategi Kementerian Kesehatan, yang menggarisbawahi enam pilar transformasi, yaitu layanan primer, layanan rujukan, ketahanan kesehatan, pembiayaan kesehatan, sumber daya manusia kesehatan, dan teknologi kesehatan.
Mengacu pada semangat dan visi Kota Pematang Siantar untuk menjadi kota yang sehat, sejahtera, dan berkualitas, Pemerintah Kota menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya pelayanan kesehatan yang mengedepankan program preventif dan promotif melalui edukasi, skrining, dan deteksi tumbuh kembang bayi secara komprehensif dan terintegrasi.
Dengan delapan kecamatan, 19 puskesmas, delapan puskesmas pembantu, dan 249 pos yandu, Kota Pematang Siantar memberikan pelayanan kesehatan kepada lebih dari 277.000 penduduknya. Pemerintah Kota selalu mendukung program pembangunan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan, yang ditandai dengan penurunan angka kematian ibu dan bayi, peningkatan status gizi, serta penurunan angka stunting.
dr. Ika Citra Dewi Tanjung, M.Ked (Ped), Sp.A (K), yang merupakan dosen, menjelaskan bahwa sebagai bagian dari tri dharma perguruan tinggi, pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu tanggung jawab dosen. Kehadiran tim dari FK USU di Kota Pematang Siantar bertujuan untuk berbagi pengetahuan kepada ibu-ibu tenaga kesehatan, PKK, dan ibu-ibu yang memiliki balita. Semoga informasi dan kegiatan yang kami lakukan dapat bermanfaat bagi semua, dan kami mohon maaf jika ada hal yang kurang berkenan.
Acara tersebut dihadiri oleh para supervisor dan dosen dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK Universitas Sumatra Utara, tenaga medis dari departemen yang sama, Kadis Kesehatan Kota Pematang Siantar, dr. Suryani, MKM, Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Pematang Siantar, Hasudungan Hutajuluh, SH, serta Direktur RSUD Djasamen Saragih, dr. Aulia Sukri Sambas, MKM. Juga turut hadir ibu-ibu PKK Kota Pematang Siantar dan para tenaga medis.