Kamis, 21 Mei 2026

Evaluasi Proses Magang Bersertifikat MBKM di Bank Syariah Indonesia Kota Medan sebagai Sarana Pembelajaran Dunia Kerja bagi Mahasiswa

Medan (utamanews.com)
Oleh: Shakila Najifah Putri Senin, 09 Jun 2025 12:09
Pelaksanaan magang di PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Istimewa

Pelaksanaan magang di PT Bank Syariah Indonesia Tbk

Implementasi kurikulum menuntut lembaga pendidikan, khususnya para pendidik, agar bekerja makin kreatif dan inspiratif dalam pembelajaran. Proses pembelajaran juga akan diarahkan menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa (student-centered) dan bukan lagi berpusat pada guru (teacher-centered). Setelah kurikulum MBKM diimplementasikan di perguruan tinggi, ada beberapa perubahan mendasar terhadap proses pembelajaran dan penilaian yang digunakan serta diterapkan dalam kurikulum MBKM.

Perubahan-perubahan tersebut membutuhkan sosialisasi dan pelatihan panjang bagi institusi, para dosen, dan mahasiswa supaya siap dan terbiasa dengan perubahan tersebut. Salah satu perubahan terbaru dalam implementasi kurikulum di perguruan tinggi adalah adanya kebijakan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tentang implementasi MBKM berdasarkan Permendikbud No. 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Perguruan Tinggi. Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka merupakan sebuah inovasi yang dibuat oleh Kemendikbudristek untuk mentransformasi sistem pendidikan tinggi di Indonesia agar mampu menghasilkan lulusan yang lebih relevan.

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan salah satu inovasi kebijakan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia dalam merespons kebutuhan peningkatan kualitas dan daya saing lulusan perguruan tinggi. Program ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk belajar di luar program studi dan di luar kampus selama maksimal tiga semester dengan pengalaman langsung di dunia kerja, dunia wirausaha, maupun aktivitas sosial kemasyarakatan (Kemendikbudristek, 2020). Kebijakan ini tertuang dalam Permendikbud No. 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, yang menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia industri serta masyarakat luas.

Secara umum, tujuan dari program MBKM adalah untuk memperluas cakrawala pembelajaran mahasiswa melalui kegiatan yang kontekstual dan langsung bersentuhan dengan realitas sosial dan profesional. Dalam praktiknya, mahasiswa tidak lagi hanya terikat pada pembelajaran di ruang kelas atau laboratorium, tetapi didorong untuk terjun ke dunia kerja, baik sebagai magang, peneliti, pengusaha muda, maupun pelaku pengabdian masyarakat. Dengan demikian, program ini membuka kesempatan yang lebih besar bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan zaman, terutama di tengah disrupsi teknologi dan ketatnya persaingan global.
Lembaga perbankan syariah yang menjadi tempat saya menjalani program MBKM memiliki peran strategis dalam mengembangkan inklusi keuangan berbasis prinsip syariah di Indonesia. Perbankan syariah mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, dan larangan riba dalam seluruh transaksi keuangannya. Sebagai mahasiswa yang memiliki latar belakang akademik dalam bidang ekonomi dan keuangan, saya merasa penting untuk memahami bagaimana sistem tersebut diterapkan dalam dunia nyata. Saya tidak hanya belajar mengenai produk dan layanan syariah, tetapi juga tentang bagaimana lembaga tersebut membangun kepercayaan nasabah melalui pendekatan pelayanan yang ramah, informatif, dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam proses pelaksanaan program MBKM ini, saya banyak belajar tentang pentingnya komunikasi yang efektif, pemanfaatan teknologi informasi dalam manajemen data nasabah, serta penerapan prinsip-prinsip akuntabilitas dalam setiap kegiatan pelayanan. Saya juga menyadari bahwa keberhasilan suatu organisasi, termasuk lembaga keuangan, sangat bergantung pada kekompakan tim dan budaya kerja yang sehat. Pengalaman mengikuti morning briefing dan doa bersama setiap pagi menjadi salah satu bentuk pembentukan kultur kerja yang memperkuat semangat kebersamaan dan produktivitas. Dengan demikian, latar belakang pelaksanaan kegiatan MBKM ini bukan hanya didasarkan pada kebutuhan akademik semata, tetapi juga pada urgensi pembentukan lulusan yang memiliki keseimbangan antara kemampuan intelektual dan keterampilan praktis. Melalui pelibatan langsung dalam kegiatan pemasaran dan pelayanan nasabah di lembaga perbankan syariah, saya berharap dapat terus memperkaya pengetahuan, memperkuat keterampilan, dan menumbuhkan etos kerja yang profesional serta bertanggung jawab.
Shakila Najifah Putri di PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang mengeksplorasi dan memberikan wawasan yang lebih dalam tentang masalah dunia nyata. Penelitian kualitatif mengumpulkan pengalaman, persepsi, dan perilaku partisipan. Adapun metode yang digunakan ialah metode deskriptif. Metode deskriptif dalam pendekatan kualitatif memiliki tujuan sebagai ringkasan peristiwa yang komprehensif dalam suatu momen atau periode tertentu.

produk kecantikan untuk pria wanita
Pra-pelaksanaan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Mahasiswa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) MBKM, Koordinator Perguruan Tinggi (PT), dan Mitra sebelum melaksanakan program Magang Bersertifikat MBKM. Kegiatan ini meliputi pembekalan untuk mempersiapkan setiap pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program.

Selama mengikuti kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), peneliti ditempatkan pada salah satu lembaga keuangan syariah di wilayah Medan, tepatnya di bagian pemasaran dan pelayanan nasabah (marketing and customer service). Penempatan ini selaras dengan rencana kegiatan yang telah saya ajukan dalam proposal awal, yaitu untuk memperoleh pengalaman praktis di bidang pelayanan keuangan syariah, terutama dalam aspek pelayanan nasabah, digitalisasi data, serta pengenalan strategi pemasaran produk perbankan syariah.

Pelaksanaan magang di PT Bank Syariah Indonesia Tbk selama kurang lebih 4 bulan dan ditempatkan di masing-masing bagian. Penulis ditempatkan di bagian Marketing dan Pemasaran, memberikan pengalaman kepada penulis dan pengetahuan baru mengenai dunia kerja. Dari pelaksanaan magang ini, penulis dapat mengambil kesimpulan antara lain:

  • Mahasiswa yang telah melaksanakan magang mendapatkan wawasan dan pengalaman baru yang belum pernah didapat semasa perkuliahan. Wawasan tersebut mencakup pemahaman terhadap lingkungan dunia kerja yang sebenarnya, membangun relasi baru, serta penerapan ilmu yang diperoleh di kampus. Sehingga setelah mahasiswa menyelesaikan magang, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan ke dunia kerja nantinya.
  • Mahasiswa dapat mengetahui bagaimana cara kerja di PT Bank Syariah Indonesia Tbk, termasuk dengan teknologi yang digunakan di perusahaan ini yang sudah sangat baik. Hampir semua kegiatan di perusahaan ini menggunakan teknologi, karena PT Bank Syariah Indonesia Tbk merupakan salah satu perusahaan BUMN terbesar, yang selain bergerak dalam bidang jasa layanan, juga memiliki berbagai produk bisnis yang memanfaatkan teknologi informasi, seperti aplikasi Byond by BSI.
  • Magang di PT Bank Syariah Indonesia Tbk memiliki manfaat tersendiri bagi mahasiswanya, terutama bagi penulis. Penulis yang sebelumnya sulit bersosialisasi menjadi semakin berani saat melaksanakan tugas kerja. Mahasiswa dapat berkomunikasi dan beradaptasi dengan baik di dunia kerja agar lebih mengerti bagaimana cara menyesuaikan diri dan berkomunikasi secara profesional.
  • Mahasiswa dapat memahami bagaimana pemecahan suatu masalah dalam dunia kerja.
iklan peninggi badan


DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Tindakan Praktek. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Bank Syariah Indonesia. (n.d.). Sejarah Perusahaan. Retrieved from Bank Syariah Indonesia website: https://www.bankbsi.co.id/#

Januszewski, A. & Molenda, M. (2008). Teknologi Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Kasmir. (2000). Manajemen Perbankan. Jakarta: Rajagrafindo Perkasa.

Kuncoro, M. (2002). Manajemen Perbankan: Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: BPFE.

Roblyer, D. Margaret & Doering, A. H. (2009). Integrating Educational Technology Into Teaching. Pearson: Canada.

busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later