Memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 70, Calon Walikota Medan Ramadhan Pohan mengunjungi kediaman keluarga pejuang kemerdekaan asal Karo, Nyonya Payung Bangun yang berada di jalan Baru, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Medan Selayang, Senin (17/8).
Diketahui, Nyonya Payung Bangun merupakan istri dari dari Mayor Payung Bangun yang menjadi salah satu dari 3 pemimpin pejuang asal Karo. Dua pemimpin lainnya, yakni Letjen Jamin Ginting dan Mayor Selamat Ginting.
Dalam kunjungannya, Ramadhan Pohan mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya Kota Medan untuk terus mengingat dan mengenang jasa-jasa para pejuang terdahulu. Termasuk memberikan penghormatan kepada keluarga-keluarga para pejuang.
"Jas Merah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Itu menunjukkan kita sebagai bangsa yang besar, bangsa yang terus mengingat, mengenang dan menghargai jasa-jasa para pahlawannya. Termasuk para keluarga," ujar Ramadhan.
Ramadhan mengatakan, apa yang telah dilakukan para pejuang kemerdekaan dengan jasanya mengorbankan jiwa dan raga adalah pengorbanan yang besar. Hal itu harus mendapatkan penghormatan yang setimpal. Termasuk soal kesejahteraanya.
"Masyarakat dan terkhusus pemerintah, ini harus menjadi catatan penting. Tak jarang kita dapat informasi, ada keluarga pejuang, yang rumahnya turut digusur, keluarganya dibiarkan, bahkan ada pejuang yang hidupnya terlantar. Padahal, ada anggaran yang boleh diberikan pos untuk itu," kata Ramadhan.
Kepada generasi muda, Ramadhan juga mengajak untuk belajar dari perjuangan dan pengorbanan para penjajah. Generasi muda harus terus berada di garda terdepan untuk memajukan bangsa.
"Terutama di Kota Medan. Kalangan muda harus mendapatkan porsi yang besar dalam pembangunan," tukasnya.
Sementara itu, Nyonya Bangun menuturkan rasa bangganya mendapatkan kunjungan seorang tokoh muda nasional.
"Saya terharu calon pemimpin Medan mau mendatangi janda tua seperti saya. Semoga tuhan memberkati orang yang masih mengingat jasa para pahlawan kita," ujar Nyonya Payung yang berusia 90 tahun.
Usai mengunjungi keluarga Pejuang, Ramadhan Pohan pun kemudian mengunjungi rumah duka seorang tokoh adat Karo, Tanggu Sembiring di Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Medan Selayang. (Rls)