Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution blusukan ke kawasan daerah pinggir rel (DPR) di Jalan Pantai Timur, Kelurahan Cinta Damai, Medan Helvetia, Rabu (11/11). Pengembangan UMKM dan beasiswa berprestasi menjadi temuan di lokasi tersebut.
Pada blusukan ini, Bobby didampingi oleh Ketua Umum Relawan Bobby Nasution (Re-Born) Suwarno. Setibanya di lokasi, Bobby menyapa Ny. Sihombing.
Kepada calon wali kota nomor urut 2 ini, Ny. Sihombing mengeluhkan dirinya tak pernah mendapat bantuan sosial program keluarga harapan (PKH).
Mendengar ini, Bobby menyampaikan bahwa program PKH akan ditambah kuotanya dan kelak bila terpilih, akan memperbaiki sistem pendataan.
Beberapa keluhan warga lainnya yakni permintaan untuk peremajaan alat timbangan di Posyandu, honor kader posyandu yang hanya Rp50 ribu perbulan, susahnya mendapat rujukan dari puskesmas untuk berobat ke rumah sakit serta dukungan bantuan alat usaha.
Di lokasi tersebut, Bobby juga mengunjungi UMKM pembuatan tas rajutan dari tali root yang diprakarsai Ruslinda Sihombing. Di tempat ini, Bobby yang maju dengan pendamping Aulia Rachman mendapat keluhan perihal pemasaran produk tersebut.
Selepas dari situ, menantu Presiden Jokowi Widodo ini mendatangi rumah janda bermarga Ny. Sirait. Kepada Bobby, Ny. Sirait mengeluhkan perihal bantuan sembako hingga pendidikan anaknya.
Mendengar keluhan- keluhan tersebut, untuk UMKM, Bobby menyampaikan dirinya dan Aulia menegaskan berkomitmen terhadap UMKM yang ada di Medan. Salah satu langkah itu dilakukan dengan meluncurkan kolabin.id yang merupakan marketplace bagi UKM guna meningkatkan pemasaran produk UKM.
Perihal pendidikan, kata Bobby, dirinya Aulia telah menyiapkan program 1.000 beasiswa mahasiswa berprestasi dan kurang mampu. Mengenai peningkatan pelayanan kesehatan, Bobby menyebut telah merancang program insentif kader posyandu anak dan lansia, bebas gizi buruk bagi ibu, anak dan lansia.
Sementara itu, Ketum Re-Born Suwarno mengatakan kedatangan Bobby disambut antusias oleh warga.
Mereka tak menyangka Bobby mau mendatangi lingkungan mereka. Keluhan-keluhan yang disampaikan masyarakat, kata Suwarno menandakan bahwa Medan memang memerlukan pembenahan di sejumlah sektor mulai dari ekonomi, kesehatan hingga pendidikan. Suwarno mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih pada 9 Desember mendatang.
"Mari kita gunakan hak suara dengan datang ke TPS. Pilih nomor 2 agar sejumlah permasalahan di Medan bisa dibenahi," tandasnya.
Saat kunjungan ke kawasan tersebut Bobby Nasution diulosi warga yang diwakili Teken Sibaga serta didoakan agar menang.