Sabtu, 02 Mei 2026

Caleg PAN ungkap modus pencurian suara melibatkan penyelenggara di Langkat

Langkat (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Sabtu, 24 Feb 2024 16:54
Muhammad Rizky Rifa'i (kiri)
 Istimewa

Muhammad Rizky Rifa'i (kiri)

Salah seorang Calon Legislatif (Caleg) berinisial ND dari Partai Amanat Nasional (PAN) di Dapil 1 Kabupaten Langkat, diduga melakukan kecurangan terkait perolehan suaranya. 

ND diduga dan disebut sebut "bermain" dengan oknum penyelenggara Pemilu di Kecamatan Wampu. Tujuannya untuk menambah perolehan suaranya yang berjumlah sekitar 205 suara.

Hal ini disampaikan oleh lawan politiknya dari Partai yang sama bernama Muhammad Rizki Rifa'i. Ia mengaku kesal dengan sikap ND yang diduga menghalalkan segala cara untuk memperoleh suara banyak di Pemilu 2024.

Pasalnya, rekapitulasi perolehan suara di Kantor Camat Wampu untuk perolehan suara ND mengalami kenaikan drastis menjadi 454 suara. 
Padahal diakui Rifa'i, pada hasil rekapitulasi C1 hasil yang dilakukan oleh KPPS, ND hanya memperoleh suara sebanyak 249. Artinya perolehan suara ND bertambah 205 suara. 

"Kami menduga ada kecurangan dalam proses rekapitulasi perolehan suara di Kecamatan Wampu," ujar Rifa'i saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (24/2).

Anehnya lagi menurut Rifa'i, perolehan suara milik Caleg berinisial MD yang juga dari PAN, malah berkurang.

Menurut Rifa'i, berdasarkan hasil rekapitulasi C1 hasil yang dilakukan oleh KPPS, MD sebelumnya memperoleh suara sebanyak 1.857 suara. Namun saat direkapitulasi di Kantor Camat Wampu, MD malah hanya memperoleh 1.660 suara. Artinya, sebanyak 197 hilang begitu saja. 
produk kecantikan untuk pria wanita

Kurangnya suara MD diduga sengaja dilakukan atau digeser oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab untuk menambah perolehan suara ND.

"Sedangkan perolehan suara saya dari rekap C1 hasil sebanyak 465 suara. Tapi tadi tim memberi informasi, rekapitulasi perolehan saya di Kecamatan Wampu menjadi 428 suara, atau berkurang sebanyak 37 suara. Kami merasa ada indikasi kecurangan," tegas Rifa'i. 

Tidak sampai disitu saja, Rifa'i juga mengungkap dugaan kecurangan rekapitulasi perolehan suara di Kantor Camat Stabat.

iklan peninggi badan
"Di Kecamatan Stabat (Dapil 1 Kabupaten Langkat) ND juga mendapat tambahan suara sebanyak 39 suara. Perolehan suara saya juga bertambah 7 suara. Kalau selisih 5 atau 10 suara, hal itu masih dalam batas kewajaran atau human error. Ini bertambahnya 39 suara," ujar Rifa'i. 

Jika harus dihilangkan perolehan suara yang bertambah tersebut, Rifa'i dapat menerimanya dengan legowo. Hal itu karena berdasarkan hasil rekapan timnya, ia sudah memperoleh 2.802 suara.

Meski demikian, Rifa'i merasa sangat kesal dengan ulah oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab yang sudah berani bermain curang. Ia dan timnya serta Parpol lain pun akan berupaya untuk mengungkap hal tersebut.

"Pada intinya, kami tidak mau suara kami ditambah dan tidak mau juga suara kami dikurangi. Apa yang ada, ya riil aja. Kami tidak mau berbuat curang. Kami mau apa yang tertera, itu juga yang tercatat," beber Rifa'i. 

"Rencananya, parpol lain di Dapil I akan meminta agar hasil rekapitulasi diperiksa ulang. Apakah hasil rekapitulasi perolehan suara di kecamatan, sudah sesuai dengan rekap C1 hasil dari masing-masing parpol," sambungnya. 

Sementara hasil penelusuran awak media di lapangan, dugaan kecurangan di Kecamatan Wampu, sudah terdengar kabarnya sejak rekapitulasi C1 hasil ditingkat Desa.

"Kemarin ada dengar juga dari KPPS, kalau ada yang minta mainkan suara. Tapi KPPS tidak ada yang berani," ujar narasumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasi. 
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️