Jumat, 06 Agu 2021 10:56
  • Home
  • Kesehatan
  • Kasus Covid-19 Meningkat Kabupaten/Kota Diminta Intenskan Prokes dan Tingkatkan Kemampuan Tangani Pasien

Kasus Covid-19 Meningkat Kabupaten/Kota Diminta Intenskan Prokes dan Tingkatkan Kemampuan Tangani Pasien

Medan (utamanews.com)
Oleh: Tony
Senin, 25 Jan 2021 23:15
Dinas Kominfo Provinsi Sumut/ Veri Ardian
Peningkatan kasus Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut) kembali terjadi dalam dua pekan terakhir. Hal ini dinilai merupakan dampak dari berkurangnya kedisiplinan protokol kesehatan (Prokes) saat akhir tahun lalu hingga awal tahun 2021.

Rata-rata jumlah penambahan konfirmasi positif Covid-19 pada 14 hari terakhir sebesar 85,3 kasus per hari. Walau sempat menurun di pertengahan Januari, penambahan kasus positif terus meningkat 88 kasus pada 24 Januari 2021. Karena itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta kabupaten/kota kembali perkuat Prokes dan fasilitas kesehatan.

"Kondisi saat ini sangat memprihatinkan, bukan hanya di Sumut, tetapi juga Indonesia. Bayangkan, di Jakarta ada pasien Covid-19 yang harus di rawat di kursi roda, tidak di tempat tidur lagi karena tempat tidur perawatan sudah habis. Di Medan rumah sakit juga sudah hampir penuh, jadi kabupaten/kota perlu tingkatkan Prokes dan kemampuan merawat pasien, tidak semua dikirim ke Medan," kata Edy Rahmayadi pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 di Provinsi Sumut secara virtual di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Senin (25/1).

Pada Rakor virtual yang dihadiri kepala daerah kabupaten/kota se-Sumut tersebut Edy Rahmayadi juga meminta setiap kepala daerah membuat langkah yang nyata dalam pencegahan dan pengendalian kasus Covid-19. Menurutnya, beberapa bulan terakhir berbagai daerah di Sumut telah menurun kedisiplinannya mencegah penyebaran Covid-19.


"Saya harap kepala daerah memahami kondisi saat ini, kita perlu ambil langkah yang konkret. Lakukan kembali hal-hal seperti saat pertama kita terkena wabah ini, jangan kendur. Saya yakin, bila bersama kita bisa melewati ini," jelas Edy.

Per tanggal 24 Januari, kasus di Kota Medan sudah mencapai 9.927 dengan pertambahan kasus baru 56 orang, sedangkan Deliserdang 2.527 kasus dengan pertambahan kasus 15 orang. Ini membuat Edy Rahmayadi cukup prihatin, karena Medan lebih sering dijadikan muara bagi daerah untuk perawatan penanganan pasien Covid-19.

"Lakukanlah penyekatan, lakukan perawatan di daerah, bisa dikirim ke sini (Medan) bila kondisinya berat, kita akan siapkan perawatannya. Bayangkan di Medan ada pasien dari seluruh kabupaten/kota di Sumut, bahkan dari Aceh, Riau, Kalimantan, kita khawatir RS di Medan tidak cukup kapasitasnya karena melihat pertambahan kasus yang cukup signifikan 14 hari terakhir," kata Edy Rahmayadi, yang di dampingi Kadis Kesehatan Pemprov Sumut Alwi Mujahit.

Selain peningkatan Prokes 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilisasi, Edy Rahmayadi berpesan agar memperhatikan Bed Occupancy Rate (tingkat kemanfaatan tempat tidur) dengan meningkatkan kapasistas tempat tidur di RS rerata 30-40%. Menurunkan angka kematian dengan cara tidak terlambat dalam melakukan test PCR dan tes PCR bagi seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) dua minggu sekali.


Edy Rahmayadi juga berpesan agar kabupaten/kota laksanakan program vaksinasi termasuk pendataan, sosialisasi dan menyiapkan dana. "Diminta kepada Bupati/Walikota memastikan ketersediaan dana untuk proses vaksinasi masing-masing sebesar 4% dan dana DAU (Dana Alokasi Umum) dan bagi hasil yang diterima dari pemerintah pusat," ujarnya.

Terkait vaksin, Kadis Kesehatan Sumut Alwi Mujahit menambahkan saat ini vaksin masih diutamakan untuk tenaga kesehatan (Nakes). Setelah itu, gelombang berikutnya adalah masyarakat dengan risiko tinggi seperti Polisi, Aparatur Sipil Negara yang banyak berhubungan dengan masyarakat, pegawai bank dan lainnya.

"Belum ke masyarakat secara langsung, kita masih menunggu informasi selanjutnya. Sekarang diutamakan kepada Nakes, setelah itu kelompok masyarakat yang berisiko tinggi dan kemudian yang berisiko rendah," tegas Alwi, saat video conference.

Selain Kepala Daerah se-Sumut Rakor virtual ini juga dihadiri Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Arsyad Lubis, Koordinator Medis dan Paramedis Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Restuti Hidayani Saragih dan LO BNPN untus Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Dahlan Harahap. Selain itu Rakor virtual ini juga dihadiri Kadis Kesehatan kabupaten/kota se-Sumut dan OPD terkait. 
Editor: Tessa

T#g:Update Covid-19Update Covid 19
Berita Terkait
  • Senin, 19 Jul 2021 21:19

    Jumlah Kasus Harian Covid-19 Sumut Menurun

    Angka kasus penularan harian Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut) menurun. Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Irman Oemar usai mengikut

  • Kamis, 08 Jul 2021 09:48

    Evaluasi dan Monitoring PPKM Mikro, Sergai Keluar dari Zona Oranye

    Pasca berakhirnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro periode 22 Juni hingga 05 Juli 2021 di berbagai wilayah di Sumatera Utara, salah satunya di Kabupaten Serdang Bedaga

  • Senin, 01 Mar 2021 18:21

    Satgas Covid-19 Binjai Konfirmasi Adanya Klaster Keluarga Di Kampung Tanjung

    Terkait adanya kabar simpang siur yang berkembang bahwa beberapa warga di Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, khususnya warga di Sekitar Kampung Tanjung, yang terpapar Covid-19, akhirnya te

  • Selasa, 23 Feb 2021 11:03

    Rentang 11 Hari, 33 Warga Positif Covid-19, 2 Meninggal, Plh. Bupati Sergai: Masyarakat Dihimbau Patuhi Prokes

    Walau proses percepatan penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terus dilakukan secara maksimal, namun sebaran pandemi masih menujukkan tren yang cukup men

  • Kamis, 21 Jan 2021 19:31

    Jumlah Warga Asahan Terpapar Covid-19 Terus Meningkat, Bupati Asahan Gelar Rapat Koordinasi Satgas Penanganan Covid-19

    Jumlah warga Asahan yang terpapar Virus Covid-19 di Kabupaten Asahan terus mengalami peningkatan dan jumlah yang meninggal dunia hingga saat ini 29 orang. Untuk menekan dan memutuskan penyebaran virus

  • Sabtu, 16 Jan 2021 10:06

    Polri Ambil Langkah Cepat Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19

    Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) segera mengambil langkah cepat sebagai antisipasi melonjaknya jumlah kasus terkonfirmasi dan kematian akibat COVID-19 periode 1-14 Januari 2021.Polri langs

  • Senin, 11 Jan 2021 20:41

    Update COVID-19 Muba: Penambahan 1 Kasus Positif

    Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Senin (11/1/2021) mengkonfirmasi 1 penambahan kasus positif. "Ada penambahan 1 kasus positif per 11 Januari 2021," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-

  • Minggu, 10 Jan 2021 20:40

    Update COVID-19 Muba: Penambahan 23 Kasus Sembuh, 1 Positif, 1 Meninggal Dunia

    Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (10/1/2021) mengkonfirmasi penambahan 23 kasus sembuh, 1 positif, dan 1 kasus meninggal dunia. "Ada penambahan 23 kasus sembuh, 1 positif, dan 1 menin

  • Sabtu, 09 Jan 2021 19:09

    Update COVID-19 Muba: Bertambah 16 Kasus Sembuh, 22 Positif, 1 Meninggal Dunia

    Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (9/1/2021) mengkonfirmasi penambahan 16 kasus sembuh, 22 terkonfirmasi positif, dan 1 kasus meninggal dunia. "Ada penambahan 16 kasus sembuh 22 positif

  • Jumat, 08 Jan 2021 22:58

    Muba Nihil Penambahan Kasus, Benarkah?

    Kabupaten Musi Banyuasin nihil penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, ini merupakan kabar baik namun benarkah demikian hal ini menjadi penting karena Asas 'Salus Populi Suprema Lex Esto&

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak