Selasa, 17 Mar 2026

Tak mau diajak intim, pria ini sekap mantannya di apartemen

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: John Minggu, 04 Jun 2017 00:04
Ternyata motif di balik penculikan, penyekapan dan perampokan terhadap NN, 20 tahun, mahasiswi asal Jakarta di apartemen di kawasan Margonda, Depok, Jawa Barat, dipicu oleh rasa sakit hati pelaku karena korban akan menikah dengan pria lain.

Pelaku yang disebut bernama Febi, diakui korban sebagai pelaku penculikan, ternyata juga menyimpan sejumlah video syur gadis berambut panjang itu. Korban tak berkutik karena pelaku sempat menyebarnya di sejumlah media sosial.

NN menceritakan peristiwa pahit yang dialaminya itu bermula dari keputusannya menerima pinangan orang lain. NN tak tahan dengan kelakuan kasar Febi, pria yang dipacarinya selama tiga tahun terakhir.

"Dia (Febi) dendam sama aku karena aku memilih orang lain dan sudah bertunangan. Kami bahkan akan menikah. Saya sekarang sudah bahagia, kalau sama dia saya tertekan. Dia kasar sama saya," kata NN kepada wartawan pada Jumat, 2 Juni 2017.

Pelaku akhirnya membajak akun media sosial NN dan kerap menyebarkan foto serta video syur selama pacaran. "Dia tahu semua password saya. Saya minta dia hapus semua video dan foto-foto itu. Namun dia ngajak saya ketemuan, katanya akan dihapus memori card-nya," katanya.

Di sinilah awal korban akhirnya diculik dan dibawa ke apartemen Margonda Residence II oleh pelaku. Pelaku mengajak korban untuk ketemuan di kawasan Sumur Batu, Jakarta, pada Selasa, 30 Mei 2017.

"Dia bilang akan menyerahkan memori card, terus saya diajak muter-muter naik motor sampai dibawa ke apartemen itu. Dia bilang, jika mau pulang harus berhubungan intim dulu sambil gebrak meja. Badan saya juga didorong ke kasur sampai terbentur. Tapi permintaan dia saya tolak," ujar NN.

Pelaku naik pitam dan mencekik leher korban. Dia juga merampas gelang perhiasan korban hingga patah. "Dia juga ngambil celana panjang saya dan sim card HP. Kemudian saya ditinggal di kamar apartemen dengan kondisi dikunciin dari luar," ujarnya.

Kontak keluarga

Korban selamat setelah berhasil menghubungi salah satu rekannya yang kemudian dilaporkan kepada keluarga. Keluarga kemudian mengadukan kasus itu kepada Polresta Depok.

Berbekal laporan dan petunjuk itu, polisi bertindak cepat hingga berhasil menyelamatkan korban yang saat itu ditemukan dalam keadaan menangis di kamar apartemen pada Rabu malam, 31 Mei 2017. Korban berharap polisi segera meringkus pelaku dan menghukumnya seberat mungkin.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Depok, Ajun Komisaris Polisi Firdaus, menyatakan bahwa polisi masih memburu pelaku dengan petunjuk dan keterangan saksi maupun korban. "Identitas pelaku sudah kami kantongi. Dugaan sementara, pelakunya adalah mantan pacar korban," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif di balik kasus penculikan ini ialah sakit hati. Pelaku tak terima ditinggal korban dan mengancam dengan menyebar video porno. "Ini yang sedang kami dalami, nanti setelah pelaku tertangkap, baru bisa kita jelaskan secara detail," pungkasnya.

Editor: Dian
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️