Warga yang bertempat tinggal di Dusun V Abdi, Desa Paya Tampak, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, mendadak heboh. Pasalnya, sesosok mayat ditemukan dalam kondisi gantung diri di sebuah pohon dan membusuk, Selasa (10/10) sekira Pukul 17.30 Wib.
"Penemuan mayat ini pertama kali ditemukan warga bernama M Jamal dan Gansar Suprianto dan langsung melaporkan ke Polsek Pangkalan Susu," ujar Kasi Humas Polres Langkat AKP S. Yudianto, Rabu (11/10).
Mendengar hal tersebut, Kapolsek Pangkalan Susu memerintahkan personilnya untuk mengecek dan mendatangi TKP.
"Begitu tiba dilokasi, personil melihat mayat berjenis kelamin laki-laki tergantung dan mulai membusuk," beber Yudianto.
Meski demikian, diketahui identitas mayat tersebut adalah Sahri alias Batak (38) warga Dusun II Citra, Desa Sei Siur, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat.
"Mayat tersebut juga langsung dibawa ke RS Bhayangkara Kota Medan untuk dilakukan autopsi," ungkap Kasi Humas Polres Langkat.
Namun, menurut keterangan dari istri korban bernama Minarti, pada Rabu (4/10) lalu, sekira pukul 04.00 Wib, korban sempat berbicara dengan istrinya.
"Korban mengatakan Mau Pulang yang diucapkan berulang kali. Tapi sang istri tidak mengerti ucapan sang suami," beber AKP S. Yudianto.
Korban pun akhirnya pergi dari rumahnya tanpa diketahui istrinya. Bahkan istri korban sempat mencarinya beberapa hari. Akhirnya pada Selasa (10/10) suaminya ditemukan tewas meninggal dunia dalam kondisi gantung diri dan membusuk.
"Pada saat cek TKP, ditemukan barang barang milik korban berupa satu jaket warna hitam, satu buku notes, satu pulpen, satu topi. Menurut keterangan istri korban, barang-barang yang ditemukan merupakan milik suaminya," ujar Yudianto.
Kini, korban dikabarkan masih di RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi guna memastikan kematian korban. "Apakah tewas karena gantung diri, atau ada penyebab lainnya," demikian kata Kasi Humas Polres Langkat.