Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumatera Utara (Poldasu), Kombes Pol Nurfalah menegaskan bahwa selain DPO yang sudah tewas saat dilakukan penangkapan, tim gabungan Jatanras Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan dan Polsekta Medan Labuhan masih memburu 1 (satu) orang tersangka lagi.
"Kami informasikan bahwa masih ada yang diduga sebagai tersangka satu orang lagi, dan sedang kami kejar. Dan, mudah-mudahan dalam waktu dekat segera ditangkap," ujar Kombes Pol Nurfalah didampingi Kapolres Belawan AKBP Yemi Mandagi, SIK., AKBP MP Nainggolan dan jajaran, di RS Bhayangkara Medan, Kamis siang, (8/6).
Dalam kesempatan ini, Dirreskrimum Poldasu juga menunjukkan barang bukti berupa badik yang diduga digunakan oleh Sozanolo Lembu saat melakukan perlawanan terhadap aparat polisi ketika hendak ditangkap kemarin.
"Sebuah badik yang dibawa oleh tersangka untuk melawan anggota. Ini barang bukti badiknya," ujar Kombes Pol Nurfalah sambil menunjukkan badik tersebut.
Baca juga: Polisi Tembak Mati Sozanolo Lembu
Pada saat memberi keterangan pers ini, jenazah Sozanolo Lembu sudah tiba di RS Bhayangkara, dan info yang diperoleh UTAMANEWS, sore ini akan dilakukan serah terima jenazah pelaku dengan keluarganya.
Seperti sudah diberitakan sebelumnya, tersangka Sozanolo Lembu, 35 tahun, yang berprofesi sebagai tukang kredit dan beralamat di areal garapan di jalan Serbaguna ujung, Dusun IV Desa Helvetia, Labuhan Deli, kabupaten Deli Serdang ini tewas saat karena melakukan perlawanan terhadap petugas kepolisian, saat dilakukan penangkapan di satu rumah di dusun Aek Samata, Bukit Harapan 2, Aek Sebatang, Tapanuli Selatan, Rabu (7/6).