Sabtu, 02 Mei 2026

Saat diserang OTK, Tim BBKSDA Sumut berlindung ke Markas Brimob Binjai

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Senin, 22 Mar 2021 20:12
 Istimewa

Kepala Seksi Wilayah ll BKSDA Sumut, Herbert Aritonang, membenarkan adanya sejumlah OTK yang melempari Mobil Dinas yang dibawa oleh Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Sumatera Utara, Senin (22/3).

Ia mengatakan, saat diserang sembari melempari kaca mobil, Tim BBKSDA Sumut berlindung ke Markas Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Daerah Sumut, yang berada di Jalan Soekarno - Hatta, Binjai Timur.

"Betul, ada penyerangan dari oknum tadi, setelah keluar dari rumah FS," ungkap Herbert, saat dikonfirmasi awak media.

Sedangkan untuk informasi lebih lengkap, Herbert Aritonang menyarankan awak media ini untuk menghubungi Kabidnya.
"Mohon untuk informasi lengkapnya bisa hubungi Pak Kabid ya. Data lengkapnya sudah ada sama pak Kabid," ucap Herbert, sembari memberikan nomor Seluler Kabid yang dimaksud, yang bernama Mustafa.
Konfirmasi pun dilakukan kepada Mustafa. Namun, ia belum bisa menjelaskan kronologis tersebut karena sedang berdiskusi.

"Maaf mas lagi diskusi," ucap Mustafa singkat.

Diketahui, sejumlah Orang Tak Dikenal (OTK) melempari Mobil Dinas yang dibawa oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Sumatera Utara, Senin (22/3) Siang. Mobil Dinas tersebut disebut sebut milik Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).
produk kecantikan untuk pria wanita

Kepala Bagian Tata Usaha BBKSDA Sumut, Teguh Setiawan, saat dikonfirmasi awak media mengatakan, kejadian bermula dari kedatangan mereka yang terdiri dari BBKSDA, Taman Nasional Gunung Leuser dan OIC-SRA ke Kota Binjai, untuk menyita seekor Orang Utan dari salah satu rumah Ketua Organisasi Kepemudaan (OKP) yang ada di Kota Binjai.

Obrolan mengalir dan berjalan damai serta santai saat berada di rumah Ketua OKP tersebut. Namun, usai meninggalkan rumah tersebut, kata Teguh, pihaknya mendapat aksi teror berupa pelemparan dengan batu ketika meninggalkan lokasi yang berjarak sekitar 1 km.
Akibatnya, mobil yang ditumpangi mereka mengalami pecah kaca di sebelah kiri penumpang. 

iklan peninggi badan
Akibat dari kejadian itu, ungkap Teguh, pihaknya sudah membuat laporan ke Polres Binjai. Laporan itu terkait penyerangan sekaligus pengrusakan Mobil Dinas. BBKSDA juga meminta penegakan hukum atas penyerangan dan pengrusakan mobil yang mereka alami.

"Kami ke Polres melapor pengrusakan dua unit mobil, yaitu milik TNGL dan mitra kita. Kalau tim tidak ada yang sampai terluka," ujarnya di Mapolres Binjai.

"Sedangkan apakah ini milik oknum OKP, kami belum dapat pastinya. Yang pasti tanpa melihat siapa pun dia, jika memiliki satwa dilindungi tanpa izin, harus diserahkan ke BBKSDA," sambung Teguh. 
Editor: Herda
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️