Minggu, 03 Mei 2026

Polri dan Polisi Interpol Tiongkok Amankan 78 Imigran Gelap Asal Tiongkok dan Taiwan

DELI SERDANG (utamanews.com)
Oleh: Joan Rabu, 17 Mei 2017 08:27
78 imigran gelap asal Tiongkok dan Taiwan diamankan Reskrimsus Polda Sumut yang bekerja sama dengan Mabes Polri dan Interpol Tiongkok.


Para imigran gelap yang juga pelaku tindak pidana cybercrime ini diamankan dari salah satu pergudangan eks PTPN2 di Gang Sopoyono, Pasar VI, Dusun III, Desa Telagasari, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Selasa (16/5) dinihari.

Informasi yang diterima UTAMANEWS dari lokasi penangkapan, ke 78 orang imigran gelap itu, pria berjumlah 49 orang dan wanita berjumlah 29 orang dipekerjakan di gudang milik Adul, warga Medan.

Selain WNA, turut diamankan juga seorang WNI, Wagimin 38 tahun, warga Tebing Tinggi, yang berperan sebagai supir. Ia dibawa oleh Fredy warga Jakarta.

Dari tangan para imigran, polisi menyita paspor, telepon genggam dan surat-surat penting lainnya sebagai barang bukti. 



Penggerebekan ini dipimpin langsung Dir Krimsus Polda Sumut, Kombes Pol Drs Toga Panjaitan yang didampingi Kasubdit Cyber Crime Polda Sumut, AKBP Heri Jhoni Saragih, Wadir Krimsus Polda Sumut, AKBP Roni Santana, Imigrasi Kelas I Provsu, serta aparat kepolisian dari Interpol Tiongkok sebanyak 5 orang yang dipimpin MR.Ceny.

Menurut Dir Krimsus Polda Sumut, Kombes Pol Drs Toga Panjaitan yang didampingi Kapolres Deliserdang AKBP Robert Da Costa, , para imigran gelap yang diamankan tersebut kerap melakukan penipuan sistem online.

"Yang menjadi korban para ulah imigran yang diamankan tersebut pada umumnya warga negara Tiongkok dan Taiwan yang dikategorikan Cybercrime," ujarnya.



Ditambahkan, akibat ulah para imigran gelap tersebut, puluhan warga Tiongkok dan Taiwan menjadi korban penipuan dengan kerugian sekira 1 miliar dolar perbulan.

Kegiatan yang dilakukan imigran itu sudah berlangsung sebulan lebih. Dari para Imigran itu diamankan paspor dengan tujuan visa wisata dan bukan sebagai pekerja.

Hingga berita ini dilaporkan, ke 78 orang imigran gelap itu masih dilakukan proses pengembangan oleh Polda Sumut, guna menunggu dilakukan proses deportasi ke negara masing-masing.

busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️