Selasa, 26 Jan 2021 12:03

Penjala Udang dari Sei Meran, ditemukan tewas di pinggir paluh

Langkat (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil
Rabu, 18 Nov 2020 19:38
Istimewa
Hariadi (47) warga Dusun I Sei Tiram, Desa Sei Meran, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, ditemukan terapung di pinggir Paluh (Pusaran air) dengan kondisi sudah tidak bernyawa, Selasa (17/11) malam, sekira Pukul 21.00 Wib.

Sebelumnya, Pria yang berprofesi sebagai pencari ikan (penjala) Udang dan Ikan itu dikabarkan sempat menghilang. Akhirnya, sekitar Delapan jam kemudian, Korban ditemukan oleh warga sekitar di pinggir Paluh dengan posisi tangan kanan terikat tali jala miliknya dan sudah tidak bernyawa lagi.

Informasi yang berhasil dirangkum, sebelum ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Korban berangkat ke Paluh untuk mencari Udang dan Ikan dengan cara menjala, yang merupakan profesi pria paruh baya tersebut.

Suhendra, yang merupakan anak Korban menjelaskan, seperti biasa, orangtuanya setiap pagi selalu berangkat mengais rejeki dengan menjala Udang dan lkan. "Pada Siang hari biasanya bapak sudah kembali ke rumah untuk makan siang," ungkap Suhendra.

Namun, sampai pada pukul 13.00 Wib, korban belum kembali ke rumah. Karena orangtuanya belum juga kembali, Suhendra dan beberapa warga setempat langsung melakukan pencarian di sekitar Paluh tempat biasanya korban menjala Udang dan lkan.


Takdir berkata lain. Sebab, pada saat melakukan pencarian, air laut sedang pasang dan sulit menemukan korban, sehingga mereka kembali ke rumah masing masing.

Selang beberapa jam kemudian, pencarian pun dilanjutkan. Akhirnya warga menemukan Topi, Rokok dan Mancis di dalam plastik yang tersangkut di pohon Bakau yang merupakan milik Korban.

Akhirnya, sekitar Delapan jam pasca hilangnya Korban dan kondisi air laut sudah surut, warga dan anak korban berhasil menemukan jasad Korban dalam keadaan terapung dengan kondisi sudah tak bernyawa. Saat itu posisi tangan kanan terikat tali jala.

Menurut keterangan beberapa kerabatnya, selama ini Korban juga mengidap penyakit Lambung. Saat akan di-outopsi, keluarga korbanpun menolak.


Kepala Desa (Kades) Sei Meran, MT Tarigan, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (18/11) terkait warga yang ditemukan sudah tak bernyawa di pinggir Paluh mengakui jika Korban merupakan warganya. "Korban memang memiliki riwayat penyakit bawaan seperti darah tinggi dan jantung, mungkin karena kelelahan atau penyakit itu penyebabnya," ucap Kades.

Sebagai Kades, MT Tarigan juga mengatakan, Korban meninggalkan 6 orang anak, dan selama ini tidak memiliki pekerjaaan tetap.

"Sehari hari korban kerjaannya mocok- mocok, sebab bukan nelayan. Makanya pergi menjala Udang dan Ikan hanya di pinggiran Paluh tanpa menggunakan Sampan," ungkap MT Tarigan.

Editor: Herda

T#g:Pangkalan Susutewas
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Jan 2021 13:29

    Amin Tewas Ditabrak Ular Besi

    Muhammad Al Amin Lubis (50), warga Jalan Pukat Banting IV Gg Mutiara Kelurahan Bantam, Kecamatan Medan Tembung, tewas ditabrak Kereta Api, Sabtu (16/1/2021).Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Caniago S

  • Senin, 18 Jan 2021 17:08

    Karyawan PT Rotella Persada Mandiri Tewas Terjepit Lift

    Widia Wati (24 ) Karyawan PT Rotella Persada Mandiri di Jalan Perintis Kemerdekaan, Dusun IV, Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang tewas akibat terjepit Lift, Sabtu

  • Sabtu, 16 Jan 2021 07:16

    Mayat Pria Tergeletak Di Depan Polda Sumut, Kabid Humas: Korban Sakit Paru- paru

    Polda Sumut dalam hal ini Polsek Patumbak menerima informasi dari masyarakat bahwa ada mayat laki - laki tergeletak di tengah jalan, tepat di depan Mako Polda Sumut, Jumat (15/01/21). Berdasarkan info

  • Kamis, 14 Jan 2021 20:54

    Satresnarkoba Polrestabes Medan Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, 1 Tersangka Tewas

    Satresnarkoba Polrestabes Medan berhasil mengungkap tersangka jaringan Narkoba internasional jenis Sabu-sabu seberat 26, 9 kg. Dalam hal ini 1 dari 4 pelaku tewas ditembak personil Satresnarkoba Polre

  • Senin, 11 Jan 2021 18:01

    Ibu ini ditemukan tewas di Desa Beruam, Kuala dengan pisau menancap di perutnya

    Warga yang berada di sekitar Dusun Sei Ruan, Desa Beruam, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, digegerkan karena salah seorang warga mereka yang diketahui bernama Sartini (55) ditemukan tewas tergeleta

  • Jumat, 25 Des 2020 15:55

    Kerap bertengkar dengan istri, warga Sukaramai Binjai Barat tewas gantung diri

    Entah apa yang ada di dalam pikiran M Syafril Effendi Nasution (32) warga Jalan Alpukat, Lingkungan VIII Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat, hingga ia harus mengakhiri hidupnya dengan cara ga

  • Rabu, 23 Des 2020 10:33

    Remaja 17 Tahun Tewas Gantung Diri di Lubuk Pakam, Sempat Posting Story di WhatsApp

    Seorang remaja berinisial MHS (17) warga Jalan Purwo Desa Bakaran Batu Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.Sebelum tewas dengan cara gantu

  • Senin, 21 Des 2020 18:31

    Pemilik Bengkel Sepeda di Kisaran Temukan Sosok Mayat Pria Di Dalam Bengkelnya

    Saiful (65) pemilik bengkel sepeda yang beralamat di Jalan Patimura, Kelurahan Sendang Sari, Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan, menemukan sosok mayat bernama Wakijan dengan posisi terlentang se

  • Kamis, 17 Des 2020 20:27

    Mahasiswa STAI JM Langkat Gelar Dialog Kebangsaan Cegah Paham Radikalisme

    Mahasiswa STAI JM Langkat menggelar Dialog Kebangsaan Cegah Paham Radikalisme, Kamis, 17 Desember 2020, dengan mengundang pemateri dari Polsek Pangkalan Susu AKP. ILHAM, S.Sos., Senat Mahasiswa STAI J

  • Selasa, 15 Des 2020 17:55

    Satpam PLTMH Lau Gunung Tewas Terseret Arus Sungai Saat Akan Mandi di Sungai

    Satpam Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Lau Gunung, Dodi Suhendra Pinem warga Desa Kuta Buluh, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi tewas hanyut saat mandi di sungai dekat bendungan PL

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak