Minggu, 18 Apr 2021 23:39
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Pamit Pulang, Satgas 413 Kostrad Dikejutkan Pemberian Senjata Secara Sukarela Oleh Kepala Suku Kampung Kufu

Pamit Pulang, Satgas 413 Kostrad Dikejutkan Pemberian Senjata Secara Sukarela Oleh Kepala Suku Kampung Kufu

Jayapura (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Jumat, 12 Feb 2021 16:12
Puspen TNI
Acara pamit Satgas Pamtas Yonif 413
Niat pamit kembali dari Tugas Operasi kepada warga Perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad justru dikejutkan dengan pemberian pucuk senjata organik jenis CR BSAC9 SHT 1918 L.E III secara sukarela oleh 'LS' yang merupakan salah satu tokoh masyarakat Kampung Kufu, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom.

Menjelang purna Tugas Operasi Pengamanan Perbatasan RI-PNG di Sektor Utara Provinsi Papua, Pos Skofro Baru Satgas Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad bersama warga Kampung Kufu Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom menggelar acara syukuran sekaligus perpisahan warga dengan Satgas Yonif 413.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Jumat (12/02/2021).

"Puji syukur saat ini kami sudah berada di penghujung Tugas Operasi dan menginjak di bulan kedelapan masa penugasan. Dengan demikian maka Satuan kami tidak lama lagi akan kembali ke homebase dan meninggalkan banyak kisah kebersamaan dengan masyarakat Perbatasan RI-PNG," ujar Dansatgas.


Mayor Anggun mengungkapkan pada Hari Kamis (11/02/2022) bertempat di Kampung Kufu, Pos Skofro Baru menggelar acara perpisahan bersama warga Kampung yang memang sangat berat untuk dilakukan karena banyaknya suka duka yang telah mereka lalui bersama.

Dansatgas yang kala itu menerima undangan acara perpisahan tersebut, tidak dapat menghadirinya dikarenakan ada kegiatan yang tidak dapat ditinggalkan. "Saya mendapat undangan tersebut, namun dengan berat hati saya tidak bisa menghadiri undangan dari warga Kampung Kufu karena memang di hari yang sama ada kegiatan yang tidak bisa saya tinggalkan, sehingga saya perintahkan Wadansatgas Kapten Inf Hervin Rahadian Jannat beserta beberapa staf untuk hadir dalam acara pmenginjak Satgas di Kampung Kufu," tambahnya.

Pada acara berlangsung dalam suasana begitu haru. Awali proses acara, Kapten Hervin yang datang mewakili Dansatgas memberikan sambutannya kepada warga Kufu. "Saya mewakili Dansatgas dan atas nama pribadi mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada warga Kufu yang telah menerima Satgas Yonif MR 413 Kostrad dengan tangan terbuka dan menganggap kami seperti keluarga menjadi bagian dari Kampung ini," katanya. 


"Perpisahan ini bukan akhir dari kebersamaan dan persaudaraan yang telah kita bangun, kita masih bisa berkomunikasi melalui telepon. Dan yang pasti warga Kufu akan selalu di hati kami," ucap Hervin dalam sambutannya.

Sementara itu, terlihat seluruh warga Kufu yang hadir tertunduk sedih seolah tidak merelakan kepergian Satgas Yonif MR 413 Kostrad. Dengan suara lirih, LS, salah satu tokoh masyarakat setempat berdiri di hadapan warga yang hadir dalam acara itu. 

"Saya tidak bisa berkata banyak, saya hanya meminta anak-anak Pos Skofro Baru tetap tinggal disini tapi tidak mungkin. Kalian merupakan utusan Tuhan yang mau menginjakkan kaki di Kampung kami serta berhasil membangun Gereja suci yang sudah lama diimpikan oleh warga Kufu. Hanya itu saja, saya tidak mau terlalu banyak bicara," tutur LS sambil meneteskan air matanya.

Kebersamaan Kampung Kufu dengan Pos Skofro Baru memang sulit untuk dipisahkan. Sejak pertemuan pertama mereka di awal bulan September 2020 lalu, sudah banyak kebersamaan dan kekeluargaan yang terjalin. Pembangunan Gereja, pengobatan keliling, dan jalinan tali silaturahmi merupakan saksi bisu dari eratnya hubungan yang mereka bina, telah meninggalkan kesan yang sangat mendalam.

Bahkan salah satu tokoh pemuda Kampung Kufu bernama Niko (34) mengungkapkan rasa haru dan syukurnya. "Puji Tuhan, Tuhan telah mengirimkan Satgas Yonif MR 413 Kostrad di wilayah kami sehingga cita-cita kami selama ini untuk memiliki Gereja bisa terwujud. Selama ini saya sudah berusaha bersuara ke Distrik bahkan Kabupaten, namun tidak pernah suara kami didengar," ucapnya.

"Mungkin ini jawaban Tuhan atas doa kami, mengirimkan Satgas Yonif MR 413 Kostrad Pos Skofro Baru hadir di tengah-tengah kami. Terimakasih Tuhan, terimakasih Satgas Yonif MR 413 Kostrad," jelas Niko.


Sesaat sebelum acara berakhir, seluruh warga dan prajurit yang hadir dalam acara perpisahan tersebut dikejutkan oleh LS, Kepala Suku Kampung Kufu yang memberikan Pucuk Senjata yang telah lama ia simpan kepada Wadansatgas Yonif MR 413 Kostrad. "Sebelum kalian kembali, saya berikan senjata ini kepada Satgas Yonif MR 413 Kostrad. Kami sudah tidak membutuhkan lagi senjata ini, karena peperangan antar Kampung sudah lama selesai. Untuk itu, barang ini saya serahkan secara sukarela kepada Negara melalui kalian Satgas Yonif MR 413 Kostrad," ungkap LS.

Rupanya senjata yang diberikan oleh LS merupakan senjata organik jenis CR BSAC9 SHT 1918 L.E III yang dulu ia gunakan saat situasi keamanan di wilayah Kampung Kufu tidak terkendali. Saat itu Kampung Kufu ingin menjadi Kampung yang berdiri sendiri, terpisah dari Kampung Sangke yang berada sekitar 8 KM jaraknya. "Kami ingin menjadi Kampung tersendiri yang diakui oleh Pemerintah secara administrasi, saat ini kami sudah terpisah dari Kampung Sangke dan sedang dalam proses pembentukan Kampung Kufu secara administrasi di Distrik Arso Timur," tambah LS.

Kapten Hervin yang menerima spontan senjata itu dari LS mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. "Terima kasih Bapak, kami akan serahkan senjata ini kepada Pimpinan TNI melalui Kolakopsrem 172/PWY," ujarnya.

"Semoga tidak ada lagi peperangan di Kampung ini yang sampai menyebabkan pertumpahan darah, karena sejatinya kita semua adalah saudara. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak kepada warga Kampung Kufu khususnya kepada Bapak LS," harap Kapten Hervin.

Acara perpisahan pun berakhir dengan tangis haru, para prajurit Bremoro harus tegar menyembunyikan kesedihannya meninggalkan saudara mereka warga Kampung Kufu, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom. Pelukan hangat antara Prajurit dan warga Kampung Kufu setidaknya menjadi sejarah bagi keduanya yang pernah menjalin ikatan persaudaraan satu sama lain yang tidak akan pernah lekang oleh waktu.

Editor: Erickson

T#g:Kepala SukuYonif 413Gerejasenpi
Berita Terkait
  • Senin, 19 Apr 2021 01:19

    Selain Lumpuhkan Dunia Pendidikan, KKB Papua Melecehkan Adat di Papua

    Kedok Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang selama ini berpura- pura memperjuangkan masyarakat Papua terkuak. Kebohongannya terbongkar oleh kelakuan aslinya. KKB tidak hanya ingin melumpuhkan dunia

  • Sabtu, 03 Apr 2021 16:03

    Bantu pengamanan ibadah Jumat agung, GMKI Pematangsiantar- Simalungun sebar anggota ke rumah ibadah

    Organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar- Simalungun menerjunkan puluhan kadernya untuk membantu kelancaran proses ibadah Jumat agung, 2 April 2021, di beberapa ger

  • Sabtu, 03 Apr 2021 11:03

    Bersama Unsur Forkopimda, Bupati Sergai Tinjau Pelaksanaan Ibadah Jumat Agung Umat Kristiani

    Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya bersama unsur Forkopimda melakukan peninjaun pelaksanaan Ibadah Jumat Agung Umat Kristiani di beberapa tempat ibadah, Jumat (2/4/2021).

  • Sabtu, 03 Apr 2021 04:03

    73 Gereja Di Wilkum Polsek Medan Area Aman Terkendali

    Setelah Peledakan bom di Gereja Katedral Makassar pada Minggu dan penyerangan Mabes Polri oleh teroris. Seluruh Polda, Polrestabes/Polres dan Polsek yang ada di Indonesia langsung diperintahkan oleh K

  • Jumat, 02 Apr 2021 18:32

    Kapoldasu dan Pangdam I/BB Tinjau Pelaksanaan Pengamanan Ibadah Paskah di Kabupaten Karo

    Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra S MSi bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin meninjau secara langsung pelaksanaan pengamanan perayaan paskah Jumat Agung di Wilayah Kabupaten Karo, Jumat

  • Jumat, 02 Apr 2021 16:32

    Rangkaian Ibadah Paskah di Sumut Aman, Kapoldasu: Personel Tetap Siaga

    Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menegaskan ibadah Kamis Putih, rangkaian Paskah di Sumatera Utara berjalan aman.

  • Jumat, 02 Apr 2021 11:32

    Organisasi PBB, HBB, Aparat Kepolisian, dan Kepala Lingkungan Lakukan Pengamanan Gereja

    Menyambut hari besar kristiani Jumat agung, organisasi pemuda Batak bersatu (PBB), organisasi Horas Bangso Batak (HBB), aparat kepolisian serta kepala lingkungan melakukan pengamanan di gereja HKBP Ka

  • Kamis, 01 Apr 2021 20:21

    Kapolres Dairi Ajak Pengurus Gereja Ikut jaga Kamtibmas

    Kapolres Dairi AKBP Ferio Sano Ginting SIK MH didampingi Kasat Intelkam AKP PB Damanik SH dan Kapolsek Sidikalang Iptu Sukanto Berutu SH, Kamis (1/4/2021) melakukan kunjungan dan koordinasi dengan pen

  • Selasa, 30 Mar 2021 15:00

    Poldasu Selidiki Kasus Penembakan OTK

    Tim Dit Reskrimum Polda Sumut dan Polres Belawan tengah menyelidiki kasus penembakan oleh orang tidak dikenal yang menyebabkan tewasnya M Ridho Gufa (37) tewas di SPBU Jalan KL Yos Sudarso, Km 13, Kel

  • Minggu, 28 Mar 2021 23:28

    Ketua PAMK Dairi: Bom Bunuh Diri Merupakan Tindakan Keji dan Tidak Terpuji

    Pemuka Agama Mitra Kamtibmas (PAMK) Kabupaten Dairi dengan tegas mengutuk keras pelaku bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (28/3/2021) pagi. Ka

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak