Sabtu, 02 Mei 2026

Oknum PNS Kena OTT, Massa Ultimatum Wakapolres Minggat Dari Nisel

TELUK DALAM (utamanews.com)
Oleh: Diman Gea Senin, 19 Jun 2017 07:39
Surat pernyataan Ferisman Nduru bahwa masyarakat Nias Selatan meminta Wakapolres Nias Selatan melanggar tata krama adat setempat dengan melakukan OTT, Sabtu (18/6)
 Dok

Surat pernyataan Ferisman Nduru bahwa masyarakat Nias Selatan meminta Wakapolres Nias Selatan melanggar tata krama adat setempat dengan melakukan OTT, Sabtu (18/6)

Beredar surat pemberitahuan aksi dari sejumlah massa dari berbagai elemen masyarakat Nias Selatan untuk menuntut Wakapolres Nias Selatan Kompol Rakhman Arteno minggat dari Kabupaten Nias Selatan karena dianggap telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) tanpa bukti serta menyalahi tata krama dan adat istiadat di Kabupaten Nias Selatan.

Surat perihal Pemberitahuan Aksi Damai dan Orasi Masyarakat itu ditujukan kepada Kapolres Nias Selatan AKBP Robert Kenedi tersebut ditandatangani oleh pimpinan aksi Ferisman Nduru.

Dalam surat tertanggal 16 Juni 2017 itu, Ferisman Nduru sebagai pimpinan aksi menuntut Wakapolres Nias Selatan harus meninggalkan wilayah hukum Polres Nias Selatan karena dianggap menyalahi aturan tata krama dan adat istiadat yang berlaku di wilayah Kabupaten Nias Selatan.

"Menuntut agar segera membebaskan tahanan atas dugaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) karena dinilai tak terbukti,"bunyi isi pemberintahuan aksi itu.
Dalam surat itu, elemen massa juga mengaku menyesalkan peristiwa yang dilakukan oleh Wakapolres Nias Selatan di pendopo atau rumah dinas Bupati Nias Selatan tanpa menjelaskan peristiwa apa yang terjadi sebenarnya.

Apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi, sesuai surat itu massa mengancam tidak bertanggungjawab atas apapun tindakan keras yang akan dilakukan elemen masyarakat tersebut di Mapolres Nias Selatan.

Sesuai surat itu, aksi damai yang rencananya akan dihadiri oleh 2.000 orang itu sedianya dilakukan pada hari Sabtu 17 Juni 2017.

Namun berdasarkan pantauan UTAMANEWS, aksi damai yang rencananya dihadiri ribuan orang itu tidak jadi dilakukan. Perwakilan massa ternyata hanya melakukan Audensi untuk menuntut pihak Polres Nias Selatan minta maaf atas tindakan OTT tersebut. 
produk kecantikan untuk pria wanita

Seperti diketahui, Bupati Nias Selatan saat ini adalah purnawirawan polisi berpangkat AKBP dan lama berkarir di bidang cyber crime di Polda Metro Jaya.

Editor: Sam
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️