Menuju Medan, 33 Imigran dari Sri Lanka asal Nias transit di Sibolga
SIBOLGA (utamanews.com)
Oleh: Roy S.
Sabtu, 12 Agu 2017 18:02
Para imigran Sri Lanka saat tiba di Sibolga menumpang kapal Belanak dari Gunung Sitoli, Sabtu (12/8).
Sebanyak 33 orang imigran asal Sri Lanka yang terdampar di Pulau Nias, Sumatera Utara, tiba di Kantor Imigrasi Sibolga dengan menggunakan kapal ASDP KMP. Belanak, Sabtu pagi, (12/8/2017).
Ke 33 imigran asal Srilanka ini rencananya akan dibawa ke Kantor Imigrasi Medan.
Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkum HAM Sumatera Utara, Sutrisno yang didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sibolga, Togol Situmorang mengatakan ke-33 imigran asal Srilanka ini bertujuan ingin mencari suaka politik ke New Zealand, karena di negara mereka, Sri Lanka, terjadi tekanan-tekanan politik dalam kehidupan sehari-hari karena yang berkuasa dari kaum Budhis, sedangkan mereka dari kaum Tamil.
"Mereka berangkat dari negaranya pada tanggal 3 Juli 2017, dan selama 10 hari mereka terombang ambing di laut karena kehabisan bahan bakar, sehingga mereka terdampar di Pulau Nias dan diselamatkan nelayan Indonesia," tutur Sutrisno.
Dikatakannya, sebelum berangkat ke Sibolga para para imigran, yang di antaranya satu wanita itu, terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan.
Sutrisno juga mengatakan, malam ini (Sabtu malam-red), seluruh imigran akan dibawa ke Kantor Imigrasi Medan untuk ditampung sementara, sambil menjalani interview lanjutan untuk memastikan apakah mereka benar-benar pencari suaka atau imigran gelap.
"Karena di Sibolga tidak ada tempat convenient (nyaman), dan akan diinterview oleh kami dari imigrasi, IOM dan UNHCR, apakah mereka subjek pencari suaka atau tidak. Kalau dia bukan subjek pencari suaka, maka dia adalah pelanggaran keimigrasian," pungkasnya.