Masyarakat Desa Sei Kepayang, Kabupaten Asahan yang resah atas aktifitas ilegal berupa pengoplosan minyak di lingkungannya, memutuskan untuk melaporkannya kepada tokoh agama.
Tadi malam, Selasa (20/06/2023), sekitar Pukul 22.00 WIB, akhirnya massa yang dipimpin oleh Ustadz Hafis Prayoga berkumpul dan pergi ke rumah seseorang bernama Hs.
Rumah ini diduga sebagai tempat penyimpanan dan pengoplosan BBM. Ternyata dugaan warga tidak meleset, mereka menemukan banyak bukti di sana.
Ada puluhan drum berisi BBM dan drum-drum kosong, serta mesin pompa merek Robin yang digunakan untuk menyuling BBM. Selain itu, ada sekitar 50 jerigen minyak juga. Semuanya menjadi bukti yang cukup kuat.
Malam itu juga, setelah mendapat laporan dari warga, polisi dari Polsek Sei Kepayang datang ke tempat kejadian. Mereka melakukan pendataan terhadap semua barang bukti, termasuk 8 drum yang berisi minyak jenis Pertalite dan sekitar 1.600 liter bahan mentah minyak.
Semua barang bukti ini selanjutnya dibawa ke Polres Asahan untuk diproses hukum.
Sementara itu, pemilik rumah atau gudang tersebut, yaitu Saudara Hs, tidak berada di tempat ketika penggerebekan dilakukan oleh warga Sei Kepayang. Saat ini, aparat dari Polres Asahan sedang melakukan pencarian terhadapnya.