MUI: Taput Kota Wisata Rohani, Judi Togel Tutup Saja
Taput (utamanews.com)
Oleh: W. Simanungkalit
Senin, 20 Jul 2020 21:10
Persoalan Judi Online Toto Gelap yang sering disebut 'Togel' masih aja terdengar dan bermain di Kabupaten Tapanuli Utara. Marak dan sering perbincangan di tengah masyarakat tanpa sungkan dan bebas.
Masyarakat membahas berbincang dan bertanya satu sama lain, juga terdengar mempertanyakan nomor yang keluar. Tafsir mimpi dan daftar nomor keluar menjadi bahan kosumtif bacaan masyarakat ketika duduk di warung.
Hal ini menunjukkan adanya perilaku bebas pada permainan judi togel tersebut. Seorang masyarakat jemaat salah satu gereja yang kantor pusatnya di Tarutung, yang enggan disebutkan namanya, merasa resah adanya maraknya judi togel ini.
"Judi togel ini sudah sangat ramai, dapat terdengar di tengah perbincangan masyarakat. Kawula muda dan tua sama saja tingkahnya. Mereka berbincang dan membahas nomor yang akan keluar, sehingga melupakan keluarga dan tugas pekerjaannya", katanya kepada UTAMANEWS, Senin (20/7/20).
Masyarakat berharap ketegasan aparat hukum untuk menertibkan judi togel. "Jika togel ini resmi, mengapa ada yang tertangkap? Dan banyak juga yang main. Lebih baik ditertibkan sajalah, karena akan merusak pola pikir masyarakat", imbuhnya
Hal yang sama diterangkan Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Taput Samsul Pandiangan, yang memberi tanggapan bahwa judi togel ditutup saja. "Taput merupakan kota wisata rohani yang harus dijaga kerohaniannya. Bukan hanya MUI, semua agama juga melarang judi. Kan, jadi percuma kita disebut kota wisata rohani. Yang jelas judi itu (togel) ditutup sajalah", kata ketua MUI Taput.
Dari pantauan UTAMANEWS sampai sekarang, yang tertangkap di Taput merupakan penulis (penjual) nomor togel.