Kamis, 16 Agu 2018 05:26

Kapolrestabes: Yoshua Pasaribu dibunuh karena dikira kibus

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian
Sabtu, 22 Apr 2017 15:46
Dian
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandy Nugraha memimpin pemaparan kasus pembunuhan Yoshua Pasaribu, Sabtu (22/4).
Yoshua Imanuel Pasaribu, korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan di sungai belakang Podomoro Deli City Medan, pada Kamis (20/4/2017) dibunuh oleh jaringan preman kawasan Multatuli, Medan Maimun.

Hal ini dinyatakan oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandy Nugroho SIK, siang tadi, Sabtu (22/4), di Mako Polrestabes Medan.

Menurut Sandy, Yoshua diincar oleh Sopar (otak pelaku, meninggal dunia di tangan petugas), karena sebelum kejadian tersebut, Yoshua tidak ikut diangkat polisi yang melakukan razia narkoba di kawasan itu.

"Pada Selasa, 18 April sekira pukul 03.00 wib, di jalan Multatuli Lorong V Kolong, Sopar menangkap korban, karena merasa curiga dengan korban yang diduga informan polisi, kibus. Kemudian para pelaku lainnya menggeledah sepeda motor korban dan mereka menemukan gari di dalam jok motor tersebut," ungkap Kapolrestabes, didampingi Waka AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Kasat Reskrim AKBP Febriansyah, Kasat Sabhara AKBP SW Siregar, Kompol Martuasah Tobing, Kompol Victor Ziliwu, dan jajaran.

Baca juga: Polisi gerebek kampung narkoba Mangkubumi, 8 orang diamankan

Setelah itu, korban mendapat penganiayaan dari belasan pelaku, dan satu diantaranya adalah wanita. Korban sempat mencoba melarikan diri dengan melompat ke sungai, namun dapat ditarik kembali oleh para pelaku.

"Korban diteriaki maling sehingga para pelaku makin banyak yang menganiaya. Puncaknya, korban ditunjang ke sungai dan tak nampak lagi, hingga kemudian dua hari kemudian muncul di pinggir sungai di jalan Guru Patimpus, Medan Barat, sudah tidak bernyawa," terang Sandy.

Tim gabungan Sat Reskrim Polsekta Medan Kota, Medan Barat dibantu Sat Reskrim dan Sat Sabhara Porestabes Medan kemudian melakukan penangkapan terhadap 15 tersangka, namun satu di antaranya, otak pelaku, Sopar melawan saat hendak ditangkap dan melukai petugas. Sopar kena tindakan tegas sehingga meninggal dunia. Sementara petugas yang terluka, Bripka Rinto Aruan, kini dirawat di rumah sakit.

"Terhadap para pelaku yang merupakan jaringan preman setempat ini, ancaman Pasal 338 Subs 170 ayat (2) ke 3 huruf e Jo.351 ayat (3) KUHPidana. Para pelaku ini kebanyakan residivis narkoba," pungkas Kapolrestabes.

Editor: Sam

T#g:Multatulinarkoba
Berita Terkait
  • Jumat, 27 Jul 2018 11:27

    Tim SatRes Narkoba Polres Labuhanbatu Kembali Tangkap 2 Penyalahguna Narkoba

    Tim II unit I Satuan Reskriminal Narkoba Polres Kabupaten Labuhanbatu kembali bertindak tegas melakukan penangkapan dan mengamankan 2 orang lelaki dewasa atas penyalahgunaan pemakaian Narkoba jenis sabu sabu, Selasa (24/07/2018).

  • Selasa, 17 Jul 2018 11:47

    Saat Asyik Karaokean, Polisi Tangkap 2 Pria Diduga Bandar Narkoba di Labuhanbatu

    MI alias Isa alias Isa Botot (36 tahun) beralamat di jalan Adam Malik Kelurahan Padang Bulan Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu, dan HPS alias Tonggek (28 tahun) beralamat di Cikampak dusun Asahan Kec

  • Selasa, 17 Jul 2018 13:17

    Panglima TNI: Cyber Narcoterorism Gunakan Dunia Maya Biayai Terorisme

    Seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, telah muncul kelompok baru yaitu "Cyber Narcoterorism" yaitu kelompok yang menggunakan dunia maya sebagai wahana untuk mengedarkan dan menya

  • Senin, 16 Jul 2018 20:16

    Ibu Nanny Hadi Tjahjanto: Generasi Muda Harus Bentengi Diri Dari Narkoba

    Para generasi muda sebagai penerus bangsa harus membentengi diri dari Narkoba dengan selalu meningkatkan iman dan takwa, baik di lingkungan tempat bertugas maupun tempat tinggal serta mengawasi dan me

  • Minggu, 15 Jul 2018 06:15

    Sat Res Narkoba Polres Binjai Amankan 3 Tersangka di Sei Bingai

    Merespon aduan masyarakat terkait maraknya transaksi narkotika di jalan Binjai-namukur Dusun Bandar Meriah Kec Sei Bingei Kab. Langkat, petugas Unit III Satuan Res Narkoba mengamankan para pelaku dan

  • Sabtu, 30 Jun 2018 06:30

    Dua Penumpang Citilink Bawa Sabu Terancam Hukuman Mati

    Dua penumpang Citilink nomor penerbangan QG 332 tujuan Makasar transit Jakarta, masing-masing Muhammad (34) warga Dusun Suka Damai, Desa Buket Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Aceh Utara, Aceh dan Anw

  • Rabu, 16 Mei 2018 18:16

    Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, PTPN4 Sosa Gelar Seminar Sosialisasi

    Bertujuan mengantisipasi penyebaran dan penyalahgunaan narkoba, dan dalam rangka pembinaan komunikasi sosial bagi karyawan PTPN4 tentang deteksi dini bahaya dan pencegahan narkoba, Manajemen PTPN4 Sos

  • Sabtu, 12 Mei 2018 09:12

    Paulus: Penyalahguna Narkoba Sebaiknya Cepat Taubat

    Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Paulus Waterpauw meminta kepada pengguna atau penyalahguna narkoba segera berhenti mengkonsumsi barang haram tersebut dan bertaubat, selagi masih ada kesempatan. 

  • Minggu, 06 Mei 2018 20:36

    Dandim 0824: Kita Harus Bantu Polres Perangi Narkoba dan Miras Oplosan

    Perkembangan kondisi wilayah di era global ini memang semakin banyak tantangannya dengan semakin majunya teknologi informasi yang memudahkan sisi negatifnya merasuk pada dunianya kaum muda sebagai gen

  • Jumat, 27 Apr 2018 20:17

    2 WNA Malaysia Ditangkap Bawa 91 Gram Sabu di Bandara Kualanamu

    Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Kualanamu (KPPBC TMP B) Kualanamu dan Kanwil DJBC Sumatera Utara berhasil menggagalkan penyelundupan sabu ke Sumatera Utara me

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak