EGS, putri korban yang tewas dibunuh oleh 'Batu' di Pancurbatu, dinihari tadi, Kamis (29/6).
Rasmi Rasita br. Ginting, 36 tahun, seorang janda yang tinggal di rumah gubuk berlantaikan tanah, dinding tepas dan atap rumbia, tewas dibunuh oleh seorang pria, yang dikenal anaknya sebagai "Batu", dini hari tadi, Kamis (29/6).
Ironisnya, berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, korban sedang mengandung usia 7 bulan.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting menyatakan bahwa korban meninggal dunia dengan luka tusukan benda tajam di sekujur tubuhnya.
"Peristiwa ini diketahui oleh warga setelah anak korban, EGS, 16 tahun, berteriak sambil berlari menuju rumah tetangganya, Jendalit Karosekali dan minta tolong ibunya dibunuh si Batu (lidik), lalu saksi membangunkan masyarakat lainnya dan selanjutnya menuju TKP," ujar Kabid Humas.
Selain korban, pelaku juga melukai EGS dengan benda tajam di dada sebelah kiri,di lengan kiri luka sayat, kaki betis kiri luka sayat, dan saat ini di rawat di RSU Adam malik. Pelaku juga melukai Wiranata Gurusinga, 7 tahun, dengan luka sayat di paha sebelah kanan dan kiri.