Minggu, 03 Mei 2026

Ini penjelasan BNPB terkait letusan gunung Sinabung pagi tadi

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Rls Sabtu, 20 Mei 2017 13:40
Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara tetap tinggi.

Tadi pagi, Sabtu (20/5/2017), pukul 06.46 Wib, Gunung Sinabung kembali meletus dengan intensitas tinggi, dimana tinggi kolom abu letusan mencapai 4 kilometer, amplitudo120 milimeter dan lama gempa vulkanik 343 detik.

Informasi diperoleh dari Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, angin perlahan ke arah tenggara. 

"PVMBG masih menetapkan status Gunung Sinabung tetap Level IV atau Awas. Potensi letusan susulan masih tinggi," ujar Sutopo.

PVMBG merekomendasikan masyarakat dan pengunjung agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak, dan dalam jarak 7 km untuk sektor Selatan-Tenggara, di dalam jarak 6 km untuk sektor Tenggara-Timur, serta di dalam jarak 4 km untuk sektor Utara-Timur gunung Sinabung. 
"Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di dekat sungai-sungai yang berhulu di gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap ancaman bahaya lahar. Mengingat telah terbentuk bendungan alam di hulu Sungai Laborus, maka penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sekitar hilir daerah aliran sungai Laborus agar tetap menjaga kewaspadaan karena bendungan ini sewaktu-waktu dapat jebol, bila tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan lahar/banjir bandang ke hilir," lanjutnya.

BNPB juga meminta BPBD Kabupaten Tanah Karo agar segera melakukan sosialisasi ancaman bencana lahar/banjir bandang ini ke penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang hilir dan sekitar Sungai Laborus.

"Tidak ada penambahan jumlah masyarakat yang mengungsi terkait letusan pada pagi tadi. Hingga saat ini masih tercatat 7.214 jiwa atau 2.038 KK di 8 pos pengungsian. Namun hanya ada 2.863 jiwa yang tinggal di pos pengungsian. Lainnya banyak yang tinggal di tempat lain di luar pos pengungsian," ungkapnya.

Kebutuhan sandang pangan secara umum terpenuhi 
produk kecantikan untuk pria wanita

Pemda Kabupaten Karo telah mengalokasikan APBD sebesar Rp1,5 milyar untuk penanganan pengungsi. Hingga saat ini hunian sementara yang sedang dibangun oleh Kementerian  PUPR sebanyak 348 unit di 4 lokasi. Biaya untuk membangun 348 unit hunian sementara tersebut berasal dari dana siap pakai BNPB sebesar Rp 27,8 milyar. 

Ditargetkan pada Juni minggu ketiga sudah dapat digunakan untuk pengungsi. Sedangkan untuk sisanya masih terkendala belum tersedianya lahan.

Masyarakat dihimbau untuk terus waspada dan mentaati rekomendasi pemerintah. 

iklan peninggi badan
"Tidak dapat diprediksikan sampai kapan Gunung Sinabung akan berhenti meletus. Parameter vulkanik dan seismisitas gunung masih tetap tinggi sehingga potensi letusan susulan masih akan tetap berlangsung," pungkasnya.

Editor: Dian
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️