Gempa Bumi dengan Skala Magnitude 7.4 SR, terjadi di Nusa Tenggara Timur, Selasa (14/12) Pukul 10.20 Wib. Bahkan, peringatan dini Tsunami juga dikeluarkan BMKG.
Beberapa daerah pun berpotensi terjadi Tsunami pasca terjadi gempa bumi, diantaranya :
- Selayar (Sulsel) Status Siaga
- Pulau Ende (NTT) Status Siaga
- Flores-Timur bagian utara (NTT) Status Siaga
- Pulau Sikka (NTT) Status Siaga
- Sikka bagian utara (NTT) Status Siaga
- Ende bagian utara (NTT) Status Siaga
- Pulau Lembata (NTT) Status Siaga
- Flores-Timur Pulau Adonara (NTT) Status Siaga
- Manggarai bagian utara (NTT) Status Siaga
- Ngada bagian utara (NTT) Status Siaga
- Lembata bagian utara (NTT) Status Siaga
- Buton (Sultra) Status Siaga
- Alor bagian utara (NTT) Status Siaga
- Bombana (Sultra) Status Siaga
- Manggarai-Barat bagian utara (NTT) Status Waspada
- Wakatobi (Sultra) Status Waspada
- Bima Pulau Gili (NTB) Status Waspada
- Maluku-Tenggara-Barat P.Wetar (Maluku) Status Waspada
- Dompu bagian utara (NTB) Status Waspada
- Bulukumba (Sulsel) Status Waspada
- Kendari Pulau Watulumango (Sultra) Status Waspada.
Dari data yang diterima redaksi, Gempa bumi dengan Skala Magnitude 7.4 SR dengan kedalaman 10 KM yang terjadi pada Selasa (14/12) Pukul 10:20 Wib, berloksasi di :7.59 LS, 122.24 BT, Pusat Gempa Berada di 113 Km Barat Laut Larantuka (NTT) serta berpotensi terjadi Tsunami.
Gempa terhitung terjadi Sebanyak 6 kali, dengan 4 kali Gempa Berkekuatan > 7.0 SR. dan 2 Kali Gempa Berkekuatan < 7.0 SR.
Bahkan gempa bumi juga dirasakan IV Ruteng, IV Labuan Bajo, IV Larantuka, IV Maumere, IV Adonara, IV Lembata, III Tambolaka, III Waikabubak, III Waingapu, II-III Makassar, II-III Takalar dan II-III Pangkep.
Guncangan juga terasa di Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende. Akibatnya, masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah untuk mencari tempat yang aman.
Pasca terjadi gempa bumi, BMKG sudah Mengeluarkan Peringatan Dini 3 untuk diteruskan kepada masyarakat di Kepulauan Flores Timur, Sikka dan Lembata dengan Level Waspada. Sebab berdasarkan informasi dari BMKG, terdeteksi Tsunami di wilayah Marapokot Kabupaten Nagekeo (NTT) dan Reo Kabupaten Manggarai (NTT) dengan tinggi gelombang 0,07 Meter.
Tidak hanya itu, gempa bumi juga mengakibatkan kerusakan dibeberapa tempat, diantaranya Wilayah Takabonerata dan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan.
Sementara itu, PMI Provinsi NTT dan Sulawesi Selatan merespon kejadian itu dan memobilisasi Personil untuk melakukan Asessment, Standby Posko, Melakukan Pemantauan dan berkoordinasi dengan Instansi terkait lainnya.
"Peringatan Dini #Tsunami untuk wilayah: MALUKU, NTB, NTT, SULSEL, SULTRA," demikian tertulis dalam cuitan diakun resmi BMKG @infoBMKG.