Ada pemandangan yang sedikit aneh di Langkat. Di tengah pelantikan Ketua DPD Partai Golkar, Tiorita br Surbakti, yang juga istri Bupati Langkat Nonaktif Terbit Rencana Perangin-Angin, di Alun-Alun Kabupaten Langkat, tiba tiba Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi atau menggeledah sejumlah Kantor Dinas di Kabupaten Langkat, Selasa (14/3).
Informasi yang diperoleh awak media, KPK mendatangi dua kantor Dinas di Kabupaten Langkat sejak pukul 10.30 Wib. Adapun Kantor Dinas tersebut yaitu Kantor PDAM Tirta Wampu dan Dinas PUPR.
Bahkan, kedatangan KPK tampak mendapatkan pengawalan ketat dari personil Brimob Polda Sumut.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Langkat, Khairul Azmi, saat dikonfirmasi awak media terkait kedatangan KPK tersebut, membenarkan hal tersebut.
"Ya, KPK datangi kantor Dinas PUPR Langkat," ujar Azmi.
Azmi juga mengatakan, kedatangan KPK ke kantornya tersebut terkait persoalan kasus gratifikasi yang menjerat Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin-Angin.
"Kedatangan mereka soal kasus gratifikasi Pak Cana (Terbit), mereka mengecek kembali," beber Khairul Azmi.
Meski demikian, lanjut Azmi, tidak ada barang barang maupun berkas yang dibawa tim KPK dari kantor Dinas PUPR Langkat.
Sementara itu, saat KPK menyambangi kantor Dinas PDAM Tirta Wampu, disebut sebut mereka membawa sejumlah berkas, bahkan uang belasan juta rupiah.
Namun hingga saat ini, awak media masih belum mendapatkan informasi lebih lanjut soal berkas yang dibawa tim KPK dari kantor Dinas PDAM Tirta Wampu tersebut.