Kali ini, perselisihan yang berujung terjadinya bentrok terjadi di Jalan Gunung Singgalang, Dusun V Beguldah, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan.
Kerapnya perselisihan antar kedua belah pihak dan bahkan tidak jarang menimbulkan korban tersebut dipicu perebutan lahan eks HGU PTPN II. Sebab selama ini kedua belah pihak menggunakan lahan tersebut untuk mereka bercocok tanam (berladang).
Menurut keterangan yang berhasil dihimpun awak media dari beberapa sumber, dalam perselisihan tersebut, kedua belah pihak saling lempar batu. Bahkan beberapa saksi melihat ada warga yang menggunakan panah serta senapan Gejlug untuk digunakan dalam penyerangan.
Akibatnya, salah seorang warga yang ikut dalam aksi tersebut menjadi korban luka tembak senapan Gejluk.
"Saya melihat ada satu orang yang terluka di tangan sebelah kirinya karena kena tembak senapan Gejluk," ungkap warga sekitar yang enggan menyebutkan namanya tersebut, sembari menambahkan jika korban yang terluka tersebut berasal dari Kelompok Tani Mekar Jaya.
Adapun korban yang terluka akibat terkena tembakan Senapan Gejluk tersebut menurut warga adalah Acun (48) seorang petani warga Jalan Sei Bangkatan, Kelurahan Bhakti Karya, Kecamatan Binjai Selatan.
Guna mendapatkan perawatan medis, korban akhirnya dibawa ke sebuah Klinik yang berada Pasar V Kelurahan Bakti Karya, Kecamatan Binjai Selatan.
Sementara itu, Polres Binjai melalui Kasi Humas Iptu Junaidi, saat dikonfirmasi awak media terkait adanya bentrok tersebut hingga kini belum menjawab.
Beruntung bentrok tersebut segera berhenti setelah personil Polisi Polsek Binjai Selatan dan Polres Binjai turun ke lokasi guna mengamankan keadaan. Akhirnya, sekira pukul 16.00 Wib, kedua belah pihak yang berseteru membubarkan diri.