Sabtu, 04 Jul 2020 17:05
  • Home
  • Hiburan
  • Makin Menyebar, 7 Fakta Penting Virus Corona yang Perlu Diketahui

Makin Menyebar, 7 Fakta Penting Virus Corona yang Perlu Diketahui

Oleh: Tessa
Sabtu, 25 Apr 2020 03:55
Radar Tegal
Kasus positif COVID-19 di dunia semakin bertambah setiap hari. Sifat penularannya yang masif dan global membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melabeli penyakit yang disebabkan virus Corona ini sebagai pandemi.

Masyarakat diminta bijak dalam mengonsumi berbagai informasi seputar virus Corona untuk meredam perasaan tak nyaman akibat situasi yang sedang terjadi sekarang ini.

Pasalnya, tak dimungkiri, pemberitaan terkait COVID-19 mengalir deras karena menjadi perhatian seluruh lapisan masyarakat. Rasa ingin tahu masyarakat perihal virus Corona  masih sangat tinggi. Tak heran, berbagai informasi yang disajikan, bakal dilahap.

Pertanyaan seperti, gejala apa yang dirasakan jika seseorang terpapar virus Corona, bagaimana penularan virus Corona, bagaimana pencegahan agar tidak tertular, hingga tips apa yang bisa dilakukan agar tak bosan saat melakoni swakarantina, masih dicari masyarakat.


Sangat disarankan, masyarakat luas bisa memperoleh berbagai informasi resmi seputar COVID-19 dari sumber-sumber tepercaya, seperti dari pemerintah masing-masing negara, media massa kredibel, hingga laman WHO.

Berikut beberapa fakta seputar virus Corona penyebab COVID-19 yang diambil dari berbagai sumber, diharapkan bisa menjadi bekal dalam melewati pandemi ini dengan baik.

1. Menyebar ke Seluruh Dunia

Virus Corona yang menyebabkan penyakit COVID-19 telah menyebar hingga lebih dari 80 negara. 

Dilansir dari laman WHO, pandemi virus Corona hingga saat ini telah mencapai lebih dari 334 ribu kasus di seluruh dunia.

2. Diduga dari Kelelawar

Seperti yang kita ketahui, hanya manusia yang bisa berterimakasih jika ditolong. Siapa sangka ternyata hewan ini juga bisa berterimakasih.


Virus Corona diduga berasal dari sebuah pasar hewan yang ada di Wuhan, China. Pasar Huanan menjual kuliner ekstrem, seperti kelelawar, burung merak, koala, burung unta, hingga anak serigala.

Virus Corona merupakan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang ditularkan antara hewan dan manusia.

Menurut penelitian Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika, juga telah menegaskan mengenai hubungan antara kelelawar dan virus Corona. 

3. Kerabat Dekat SARS dan MERS

Virus Corona adalah induk dari tiga penyakit yang ditemukan saat ini, seperti SARS-CoV, MERS-CoV, COVID-19. Struktur COVID-19 hampir sama SARS CoV dan MER CoV.

Virus Corona sebenarnya telah teridentifikasi hampir enam dekade terakhir. Kasus SARS-CoV pertama kali muncul pada November 2002 di China.

Epidemi SASR berakhir pada pertengahan 2003 dan telah menjangkiti 8098 orang di beberapa negara.

Negara yang pernah terjangkit wabah SARS, seperti Hong Kong, Vietnam, Singapura, Indonesia, Malaysia, Inggris, Italia, Swedia, Swiss, dan Rusia, hingga Amerika Serikat.

Sedangkan MERS pertama kali dilaporkan pada November 2012 di Arab Saudi. MERS memakan korban jiwa sekitar 858 orang dan mewabah tiga kali, yakni pada 2012, 2016, dan 2018.

4. Tingkatan Fatal yang Berbeda

Virus Corona menyebabkan tiga penyakit yang hampir serupa, seperti COVID-19, SARS CoV, dan MERS CoV.


Namun, ketiga penyakit tersebut memiliki tingkatan risiko kematian yang berbeda-beda.

Menurut catatan WHO, MERS memiliki tingkat keparahan risiko kematian sebesar 37 persen, sedangkan SARS sebesar 10 persen.

Sedangkan COVID-19, yang sedang jadi pandemi sekarang, sejauh ini tidak semengerikan dibandingkan SARS dan MERS. Walau begitu, kasus baru terus bertambah dan korban meninggal meningkat akibat penyakit COVID-19.

5. Belum Ada Vaksin

Vaksin untuk mencegah infeksi COVID-19 sedang dalam tahap pengembangan/uji coba.

6. Risiko Bisa Diminimalisasi

Vaksin untuk COVID-19 belum ditemukan, namun Anda bisa mencegah terinfeksi virus Corona.


Dilansir dari laman National Institutes of Health-Coronavirus, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah terinfeksi virus Corona:

Mencunci tangan hingga bersih selama 20 detik dengan sabun atau hand sanitizer minimal 60 persen kadar alcohol

Hindari kontak langsung dengan orang yang sakit

Hindari menyentuh area segitiga wajah ketika tangan kotor

Gunakan masker ketika berpergian atau di luar ruangan

Perhatikan etika ketika batuk atau bersin

7. Status Menurut WHO

Virus Corona yang telah menyerang lebih dari 180 negara dinyatakan sebagai 'public health emergency' oleh organisasi kesehatan dunia (WHO).

Virus Corona ditetapkan sebagai darurat kesehatan global, memperlihatkan perkembangan dari segi kasus terbaru atau korban meninggal akibat COVID-19.
Editor: Yaya

Sumber: liputan6.com

T#g:Virus Corona
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Selasa, 31 Mar 2020 10:51

    DPK KNPI Minta Rumah Sakit Transparan Soal Warga Medan Denai, Meninggal Akibat Corona Atau Bukan?

    Di tengah beredarnya virus corona yang melanda, DPK KNPI Medan Denai angkat bicara atas beredarnya di berita daring mengenai terjadinya perdebatan antara pihak kepolisian dan salah seorang anggota DPRD Kota Medan.

  • Jumat, 27 Mar 2020 13:07

    Di Paluta, 4 Orang ODP dan 188 Orang Pelaku Perjalanan Masuk Dalam Pantauan

    Sebanyak 4 orang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 188 orang yang baru melakukan perjalanan keluar daerah masuk dalam daftar pantauan Tim Terpadu Percepatan Penanganan Corona Virus

  • Senin, 23 Mar 2020 16:13

    Maklumat Kapolri, Kapolres Sergai Bubarkan Hiburan Organ Tunggal Tanpa Izin

    Maklumat Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid 19), Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robinson  Simatupang

  • Minggu, 22 Mar 2020 09:22

    Jubir Penanganan Corona: Klorokuin, obat untuk penyembuhan, bukan pencegahan

    Achmad Yurianto, mengkonfirmasi bahwa pemerintah sudah mulai mendatangkan obat yang secara evidence based, secara pengalaman, digunakan oleh negara yang lain dan memberikan respons yang positif.

  • Minggu, 22 Mar 2020 08:22

    TNI-Polri dan Unsur CIQ PLBN Sota Cegah Virus Corona di Perbatasan RI-PNG

    TNI-Polri bersama dengan CIQ (Custom, Immigration, Quarantine) PLBN Sota sepakat bersinergi meningkatkan berbagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19) di wilayah Perbatasan RI-PNG, Distrik Sota.

  • Minggu, 22 Mar 2020 03:22

    WHO Memuji Penanganan Virus Corona Pemerintah Indonesia

    Badan Kesehatan Dunia, WHO, memuji aksi tanggap Corona di Indonesia. Selain penanganan Virus Corona sudah optimal, strategi Indonesia untuk menanggulangi wabah penyakit tersebut telah sesuai standar i

  • Jumat, 20 Mar 2020 13:10

    Antisipasi Virus Corona, Kodim 0209/LB Dirikan Rumah Sakit Lapangan

    Langkah preventif terus dilakukan Kodim 0209/LB untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19), khususnya di Kabupaten Labuhanbatu.

  • Jumat, 20 Mar 2020 08:40

    Per 19 Maret, Total 309 Orang Positif Covid-19, Sembuh 15 dan Meninggal 25 Orang

    Pemerintah merilis bahwa hingga Kamis (19/3) total kasus terlaporkan positif Covid-19 sebanyak 309 orang, yang sudah sembuh ada 15 orang, dan meninggal dunia sejumlah 25 orang.

  • Kamis, 19 Mar 2020 11:19

    Dandim 0824 Dampingi Bupati Jember Semprotkan Disinfektan Di Tempat Pelayanan Umum

    Bupati Jember Faida, Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin, dan Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono, melakukan penyemprotan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, khususnya di

  • Rabu, 18 Mar 2020 12:38

    Pernyataan Sikap BPC GMKI Pematangsiantar- Simalungun menyikapi pandemi Covid-19

    BPC GMKI Pematangsiantar- Simalungun MB 2019-2021 mengeluarkan pernyataan sikap terkait Rekomendasi dalam menyikapi pandemi Covid-19.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak