Petani Singkong Merugi Puluhan Juta, Debit Air Banjir di Kab Sergai Masih Belum Surut
Sergai (utamanews.com)
Oleh: Erick Yoma
Jumat, 18 Nov 2022 14:19
Istimewa
Panen terpaksa akibat banjir
Puluhan petani singkong yang berada di Kec. Sei Rampah dan sekitarnya dengan terpaksa memanen singkong mereka yang masih berumur -+ 4 bulan karena air sudah menggenang di lahan singkong miliknya.
Pantauan awak media Utamanews.com di Dusun IV Sei Rampah dan di Dusun V, VI dan VII Desa Cempedak Lobang dengan keadaan air yang menggenang lahan pertanian singkong tersebut dan para petani dengan terpaksa memanen agar tidak semakin banyak kerugian.
Salah satu petani singkong warga Desa Firdaus, Apin (50) ketika dikonfirmasi awak media ini di lokasi pertanian singkongnya mengatakan, "Terpaksa dipanen singkongnya bang, walaupun masih umur 4 bulan, karena kalau dibiarkan pun tidak ada hasil, dipanen pun tidak ada harganya.
"Ini pun hasilnya panen ini hanya untuk bayaran para pekerja yang sekarang ini, kerugian sangat besar hingga mencapai puluhan juta dengan luasan lahan hampir 2 hektar," ungkapnya.
Banjir masih melanda di desa Cempedak Lobang, Sei Rampah Jumat (18/11/2022).
Hingga berita ini dituliskan ke redaksi, data lengkap dari Dinas Pertanian Kab. Sergai terkait luas lahan petani singkong yang terdampak dari musibah banjir ini belum dapat dikonfirmasi.