Beras tersebut dijual kepada masyarakat dengan harga Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku.
Masyarakat pun terlihat antusias menunggu untuk membeli beras ini.
Dengan adanya gerakan pangan murah ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga kestabilan harga pangan di wilayah Kabupaten Mimika.