Sabtu, 02 Mei 2026

BI Sibolga dan Pemda Tapteng Sinergi Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Daerah

Tapteng (utamanews.com)
Oleh: Bambang E. F Lubis Sabtu, 18 Okt 2025 09:51
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga bersama Bupati Tapanuli Tengah dan Wakil Bupati Tapteng, beserta tamu undangan, usai melangsungkan penanaman perdana Padi Gamagota 7 di Kecamatan Sorkam Barat.
 Istimewa

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga bersama Bupati Tapanuli Tengah dan Wakil Bupati Tapteng, beserta tamu undangan, usai melangsungkan penanaman perdana Padi Gamagota 7 di Kecamatan Sorkam Barat.

Pihak Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sibolga, mengadakan penanaman perdana Padi Varietas Gajah Mada Gogo Rancah Tujuh (Gamagora 7) di Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), yang berfokus pada peningkatan produktivitas pertanian khususnya komoditas padi, Rabu 15 Oktober 2025.

Dalam sambutan Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, didampingi Wakil Bupati Tapteng, Mahmud Efendi Lubis, menyampaikan bahwa masa depan ekonomi masyarakat di daerah tersebut ada pada sektor pertanian.

"Pembangunan program pertanian harus terintegrasi, sehingga hasil pertanian meningkat dan petani sejahtera," ujar Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Riza Putera, menyebutkan secara umum BI mengembangkan klaster pangan strategis dari hulu ke hilir kepada kelompok tani binaan.
"Melalui berbagai program secara end to end melalui capacity building, business matching pembiayaan kelompok tani, implementasi demplot berdasarkan best practice dan hilirisasi," sebut Riza Putera.


Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sibolga menjelaskan, berdasarkan data BPS tahun 2024, luas areal tanam padi di Tapanuli Tengah berada diurutan ke-13 di Sumut yaitu seluas 12.000 Ha.

Namun, produktivitas padi masih berada pada urutan ke 30 dari 34 kabupaten/kota dengan tingkat produktivitasnya hanya sebesar 3,95 ton/Ha.

produk kecantikan untuk pria wanita
"Sementara, rata-rata produktivitas padi sumatera utara mencapai 5,25 ton/Ha. Apabila harga gabah kering panen senilai Rp. 6.500/kg, Return on Investment (RoI) dan margin keuntungan petani padi tapanuli tengah sangat rendah dengan perkiraan profit sebesar 6 Juta/Ha dalam 4 bulan," katanya.

Melalui kegiatan penanaman perdana padi varietas Gamagora 7 di lahan seluas 2 Ha di Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah, Bank Indonesia Sibolga bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di wilayah Tapanuli.

"Inisiatif ini harapannya dapat menjadi pilot project peningkatan produksi padi lebih dari 50%. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produksi beras lokal, memperkuat ekonomi daerah, serta memastikan keberlanjutan sektor pertanian sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat," tutur Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tapanuli Tengah, Camat Sorkam Barat, Kepala Desa Sorkam Kanan, Perwakilan Ponpes Al- Aqsho, dan Perwakilan Kelompok Budidaya Ikan Lele Bersatu Bersama - Tapian Nauli, Ketua Kelompok Subur Makmur, serta Anggota Kelompok Tani dan Tokoh Masyarakat Desa Sorkam Kanan.
Editor: Arman Junedy
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️