Kecelakaan kerja akibat putusnya tali seling di proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu, kabupaten Langkat, Minggu (9/4/2017), mengakibatkan 9 pekerja (sebelumnya diberitakan 8), mengalami luka-luka.
Berikut nama nama korban yang berhasil diperoleh UTAMANEWS, yakni:
1. Irwansyah, mengalami luka memar di dada bagian kiri, luka memar di pinggang sebelah kiri, luka robek di bagian pelipis kanan
2. Surianto, mengalami luka lecet di bagian tulang kering kaki sebelah kanan dan kiri, dada sebelah kanan memar, pinggang sebelah kanan memar
3. Sarwok, mengalami luka memar di bagian kaki kanan dan tangan kanan, tulang rusuk sebelah kanan patah
4. Iwan, mengalami luka memar di bagian tangan kiri dan di bagian dada kiri luka lecet serta pinggang sebelah kiri luka memar
5. Hamdan, mengalami luka memar di bagian pinggang sebelah kanan dan tangan kanan luka lecet serta dada sebelah kanan luka lecet
6. Dodi Wijaya, mengalami luka lecet di bagian kaki sebelah kanan dan kiri
7. Wibowo, mengalami luka lecet di bagian kaki kiri dan luka lecet di bagian punggung sebelah kiri
8. Firmansyah, mengalami luka lecet di bagian kaki kanan dan punggung sebelah kanan
9. Budi Handoko mengalami luka memar di bagian punggung kanan, lecet di bagian kaki kanan dan luka memar di bagian pundak sebelah kanan.
Insiden kecelakaan kerja proyek PLTU ini terjadi di unit 3 dan 4, di Dusun 6 Desa Tanjung Pasir Kecamatan Pangkalan Susu.
"Sekitar pukul 08.00 Wib, para pekerja sedang melaksanakan kegiatan pekerjaan secara rutin di bowler 4, sesuai dengan skill masing masing, selanjutnya pekerja bagian atas menurunkan beban seberat KL 3 Ton menggunakan tali seling, setelah mendekati lantai, tiba tiba tali seling putus dan beban yang diangkut terhempas di lantai, sehingga benda yang berada di lantai dan sekitarnya terhempas dan mengenai ke 8 opekerja yang berada di bawah," ujar petugas menirukan keterangan saksi di lapangan.