Akhirnya, Siti Sarah bocah penderita penyakit tumor berangkat menuju Rumah Sakit Umum Pusat H Adam Malik di Medan Sumatera Utara. Siti Sarah ditemani oleh kedua orangtuanya, nenek dan kakek serta Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa BLU STAI Mandailing Natal. Sarah bersama keluarga yang mendampingi diberangkatkan oleh Kepala dinas kesehatan Madina dr Tengku Amri Fadli dari RSU Panyabungan. Kamis (18/4).
“Kedatangan saya atas perintah pak Bupati untuk mengawal keberangkatan pasien kita Siti Sarah Rangkuti, pak Bupati ingin memastikan keberangkatannya, karena beliau ingin Siti Sarah segera mendapatkan pengobatan yang maksimal hingga tuntas,” sebut Amri.
Dia mengatakan, Siti Sarah berangkat atas pasien rujukan Jamkesmas dan sudah berada di RSU sejak hari Selasa kemarin, selama dua hari di RSU Panyabungan bertujuan untuk mengikuti pengobatan sementara sekaligus memastikan rekam penyakit yang dia derita sebagai bahan dasar bagi RSUP Adam Malik. Dikatakan Amri, Pemkab Madina sebenarnya jauh-jauh sebelumnya sudah memberikan pelayanan kepada Siti Sarah dan sudah diasarankan agar dirujuk ke RSUP Adam Malik, namun tanpa diketahui Siti Sarah tak jadi berangkat karena ketiadaan biaya selama menjalani masa pengobatan di Medan dan biaya transportasi.
“Sejak awal sudah kita berikan pelayanan kesehatan bagi Siti Sarah dan sudah disarankan agar dirujuk ke RSU Adam Malik karena mereka terdaftar sebagai pasien Jamkesmas, ternyata mereka tak jadi berangkat karena tidak ada biaya. Kita juga mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan media yang telah menyampaikan informasi kepada Pemerintah, dan saat ini kita hanya bisa berdoa semoga Siti Sarah berhasil melewati proses pengobatan hingga tuntas,” tambah Amri.
Ayah Siti Sarah, Alwi Rangkuti mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemkab Madina khusus kepada Bupati Madina HM Hidayat Batubara dan ibu Ketua PKK Hj Rita Hidayat Batubara yang telah memberikan bantuan sehingga anak bungsu mereka itu bisa berobat dengan maksimal.
“Kami tidak bosan mengucapkan terimakasih dari semua keluarga kepada pemerintah khusus Bupati dan ibu bupati, begitu juga dengan bapak Kadis Kesehatan yang sudah memberikan perhatian khusus kepada anak kami, hingga kami bisa memberikan pengobatan yang layak bagi anak kami. Kami saat ini butuh doa supaya penyakit anak kami bisa disembuhkan sampai tuntas,” ucap Alwi. (windra)