Peringati Hari Buruh, SBSI 1992 Sergai Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor Bupati dan Disnaker
SERDANG BEDAGAI, (UtamaNews)
Rabu, 01 Mei 2013 19:11
athar
Aksi SBSI di kantor Bupati Sergai
Ratusan massa yang tergabung dalam organisasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Serdang Bedagai dan Tobasa menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Disnaker dan Bupati Serdang Bedagai Rabu (1/5) sekira pukul 08.30 wib.
Koordinator aksi DPC SBSI 1992 Roni Ramadani yang juga merupakan Ketua DPC SBSI 92 Sergai dan Sekjen DPC SBSI 92 M.Hendrik dalam orasinya menyampaikan pernyataan sikapnya meminta kepada Dinas Tenaga Kerja Sergai diantaranya agar menuntut kelayakan upah buruh di Kab. Sergai dan hapuskan outsourcing yang ada di Kab. Sergai.
Selain itu massa aksi juga meminta agar Bupati Serdang Bedagai mencopot Kadisnaker Sergai yang dinilai tidak berpihak kepada buruh. “Kami meminta Disnaker tidak tidur dalam menangani permasalahan buruh, kalau masih tidur juga supaya Kadisnaker dicopot saja dari jabatannya.” Teriak Roni Ramadani disela-sela orasinya. Lanjutnya lagi “Jika buruh sejahtera, sudah pasti pemerintah juga akan sejahtera”. Seperti Upah Minimum Kabupaten (UMK) untuk Kab. Sergai hanya sekitar Rp1,4 juta, kami mengharapkan kedepan untuk diseragamkan dengan UMK Kab.Deli Serdang dan Medan menjadi Rp1,6 juta” pintanya.
Sambung Roni, Pemkab Sergai melalui instansi terkait diharapkan untuk memperjuangkan nasib buruh kilang batu bata dan kilang padi yang saat ini masih banyak yang belum terdaftar di Jamsostek.
Sebelumnya Ketua DPC SBSI 1992 Tobasa, Periana Hutagaol (60) mengharapkan Dinas Sosnakerkop Sergai untuk turut memperjuangkan kemakmuran buruh serta meninjau ulang perwakilan buruh yang duduk di dalam Dewan Pengupahan yang dinilai saat proses penentuan UMK dinilai belum berpihak kepada buruh, imbuhnya.
Saat beraksi di kantor Disnaker Sergai, massa buruh menurunkan bendera Merah Putih yang terpasang di halaman kantor Disnaker yang telah lusuh dan dinilai buruh tidak layak lagi dikibarkan. Selanjutnya digantikan dengan bendera Merah Putih baru yang dibawa oleh massa buruh sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya.
"Bagaimana Disnaker mau peduli dengan buruh, dengan bendera saja tidak mau peduli" teriak Roni saat massa menurunkan bendera merah putih yang telah usang.
Ketua DPC SBSI 1992 Sergai, Roni Ramadani memimpin massa buruh menyanyikan lagu Indonesia Raya saat mengganti bendera Merah Putih milik kantor Disnaker yang telah usang.
Sementara itu Asisten II Sergai, Drs. A. Damanik didampingi Kadis Sosnakerkop Sergai, H.Karno Siregar SH dan Kakan Kesbangpol Linmas Drs. Ramses Tambunan dihadapan ratusan buruh mengatakan Pemkab Sergai sangat menghargai upaya para buruh memperjuangkan kesejahteraannya, paparnya.
Kedepan Pemkab Sergai akan berupaya semaksimal mungkin melakukan pendekatan antara pihak perusahaan dengan pihak buruh demi peningkatan kesejahteraan buruh, perusahaan makmur, buruh akan makmur, perusahaan sejahtera, buruh harus sejahtera, karena antara perusahaan dan buruh merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan”, ujar Damanik.
Setelah mendengar paparan dari Asisten-II Pemkab Sergai, ratusan buruh tersebut melakukan konvoi untuk melanjutkan aksinya bergabung dengan kelompok buruh lainnya di Kabupaten Deli Serdang
Aksi ratusan buruh tersebut berjalan aman dan tertib serta mendapat pengamanan puluhan personel Polres Sergai dan Satpol PP Pemkab Sergai yang langsung dipimpin Kapolres Sergai, AKBP Arif Budiman SIK MH, Waka Polres, Kompol Zahri, serta sejumlah perwira dan Kapolsek di jajaran Polres Sergai. (athar)