“May Day seharusnya menjadi hari kebahagiaan tersendiri bagi buruh dimana di hari itu mereka diijinkan untuk berunjuk rasa menyampaikan pendapatnya namun tetap menjaga aturan aturan public. Menyampaikan pendapat adalah bagian dari demokrasi namun bukan berarti boleh anarkis,” katanya di Medan Senin.
“Untuk itu, semua pihak yang melakukan kegiatan Mayday tetap menjaga situasi kondusif dan tidak anarkis, jadikan sarana Mayday hari kebahagian para buruh,” himbau Gubsu kepada wartawan usai mengelar Rapat dengan FKPD.
“Untuk poin peringatan hari buruh, akan dilakukan pertemuan dengan Apindo Sumut dalam membahas libur fakultatif dan fasilitasi kegiatan buruh pada Mayday,” tambahnya. (ant)