Dinas Sosial Tingkat I Propinsi Sumatera Utara (Propsu) memberi pelatihan kepada masyarakat untuk mencegah dan mengantisipasi korban tindak kekerasan (KTK) yang akhir-akhir ini santer dan menonjol dipermukaan.
Kepala Unit Pelayanan Terpadu (KUPT) Dinsos Tingkat I Propsu Supahmat dalam sambutannya pada pembukaan pelatihan KTK di Sekretariat LSM Sekata, Selasa (23/4) di Pandan menyampaikan, korban tindak kekerasan terjadi dikarenakan berbagai faktor, antara lain kurangnya kepahaman antara kedua belah pihak dalam membina rumah tangga dan permasalahan keuangan yang cenderung tidak mencukupi untuk biaya keperluan sehari-hari. “Sebab itu, peran dari seorang istri sangat dibutuhkan membantu suami dengan cara membuka usaha kecil-kecilan,” kata Supahmat yang dalam tugasnya menangani wilayah Sibolga, Tapteng dan Nias ini.
Dia mengatakan, program ini akan dilangsungkan secara berkesinambungan selama kurun waktu 10 bulan yang pembinaannya langsung ditangani LSM Sekata lalu peserta nantinya menerima bantuan modal usaha agar bisa hidup mandiri.
Sementara itu, Ketua LSM Sekata Samahati Lase mengungkapkan, pada tahap pertama ini, LSM SEKATA membina sebanyak 40 orang yang direkrut dari beberapa Kelurahan dan Kecamatan di Tapteng. “Dikesempatan ini saya berharap, program Dinsos Tingkat I Propsu ini jangan sampai terabaikan demi menunjang kesejahteraan masyarakat kurang mampu di Tapteng, sehingga diperlukan pelatihan penyuluhan dan keterampilan serta kerajinan bagi ibu-ibu rumah tangga paling tidak lima kali sebulan,” tandasnya.(Dimas)