Sabtu, 02 Mei 2026

Kereta Api Railink dari Korea Kemungkinan Terlambat

MEDAN (utamanews.com)
Senin, 12 Agu 2013 15:21
Manajemen PT Railink mengkhawatirkan terjadinya keterlambatan kedatangan  dua set kereta api untuk Bandara Kualanamu dari Korea Selatan yang dijadwalkan akhir Agustus.

"Kekhawatiran mengacu pada padatnya lalu lintas barang di Pelabuhan Belawan dampak diprioritaskannya lalu lintas penumpang (orang) pada arus mudik dan balik Lebaran tahun ini," kata General Manager PT Railink Bodhas Swara Setiawan Jusri, di Medan, Sumatra Utara, Senin (12/8).

Mudah-mudahan saja, katanya, kekhawatiran itu tidak terjadi sehingga jadual pemasukan kereta api buatan pabrik kereta api Woojin, Korsel itu berjalan sesuai rencana.

Menurut rencana, kata dia, setelah dua set masuk di akhir Agustus, maka dua set lainnya akan masuk awal atau akhir September. Dia menjelaskan, empat set kereta api atau 16 unit  buatan Korsel itu untuk dioperasikan di Bandara Kualanamu pengganti Polonia Medan yang sudah dioperasikan sejak 25 Juli lalu.
"Kereta api baru berkapasitas 172 penumpang itu diharapkan semakin memberikan kenyamanan kepada penumpang kereta api Medan-Kualanamu," katanya.

Manajemen berharap dengan layanan kereta api baru itu, maka operasional kereta api yang ditargetkan sebanyak 26 kali sehari yakni 13 kali untuk keberangkatan dan 13 kali pemulangan) bisa terealisasi dari sebanyak 20 kali yang dilakukan hingga saat ini.

Dengan nantinya dioperasikan kereta api baru itu, maka kereta api yang yang dioperasikan dewasa ini dikembalikan ke PT,Kereta Api Indonesia (KAI). Dengan kapasitas 172 penumpang per kereta dan 26 kali perjalanan, kereta api Bandara Kualanamu dapat mengangkut antara 3.000 sampai 4.000 orang penumpang per hari atau 1 juta sampai 1,3 juta orang per tahun dari prakiraan awal Kualanamu yang bisa menampung 8,1 jutaan orang penumpang.

"Railink memang berharap bisa mengangkut minimal 25 persen dari total penumpang Bandara Kualamu," katanya.
produk kecantikan untuk pria wanita

Meski mengunakan kereta api baru, namun  tarif masih tetap  sebesar Rp80.000 untuk sekali jalan seperti saat ini. Tarif itu sudah dihitung sesuai peraturan yang berlaku yaitu Peraturan Menteri Perhubungan RI No 28 Tahun 2012 seperti perhitungan biaya operasi, biaya modal dan biaya perawatan maupun margin serta komponen lainnya. (Metro/Ant)
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️