Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan kembali melanjutkan pembongkaran bangunan gedung parkir milik PT Hermes Reality Indonesia di Jalan Walter Monginsidi Gang A , Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia. Pembongkaran dilakukan karena dinding bangunan parkir berdempetan dengan Masjid Taqwa yang berada di sebelahnya.
Menurut Drs Ali Tohar Msi., Kabid Pemberdayaan dan Pemanfaatan Tata Ruang Dinas TRTB didampingi Kasi Pengawasan Darwin, pembongkaran yang dilakukan ini merupakan yang ketiga kalinya. Sebelumnya di lokasi yang sama, Dinas TRTB telah melakukan dua kali pembongkaran yakni Rabu (21/11) dan Kamis (22/11).
“Jadi hari ini merupakan pembongkaran yang ketiga kalinya kita lakukan. Pembongkaran ini dilakukan karena terjadi penyimpangan. Seharusnya antara dinding bangunan parkir dengan Masjid Taqwa harus ada space (ruang/jarak) yang tersisa. Tidak berdempeten seperti yang terjadi saat ini. “Itu sebabnya dinding yang berdempetan langsung dengan masjid kita bongkar,” kata Ali Tohar.
Dalam pembongkaran kemarin, Ali Tohar memusatkan penghancuran dinding lantai lima yang bersebelahan langsung dengan masjid. Sebab, dinding lantai 1 sampai 4 selama dua hari telah berhasil dihancurkan. Untuk melakukan pembongkaran dinding lantai 5, Ali Tohar berkoordinasi dengan Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (P2K) guna meminjam mobil pemadam kebakaran yang memiliki tangga cukup panjang.
Penggunaan tangga mobil pemadam kebakaran ini sangat efektif dan telah terbukti pada saat membongkar dinding lantai 1 sampai 4. Meski dilakukan dengan sangat berhati-hati karena khawatir pecahan material dinding akan mengenai kubah Masjid Taqwa namun petugas Dinas TRTB akhirnya berhasil merubuhkan dinding tersebut.
Ketika melakukan pembongkaran dinding lantai 5, Ali Tohar langsung ikut mengayunkan martil besar. Tanpa rasa gamang sedikit pun, pria berkacama mata itu dibantu salah seorang anggotanya berulangkali memukul dinding dengan menggunakan martil dari ketinggian puluhan meter. Sedangkan puluhan anggota Dinas TRTB lainnya mengikat dinding dengan menggunakan tali untuk mencegah material dinding jatuh mengenai kubah masjid. Ternyata upaya yang dilakukan ini berhasil, dinding berhasil dirubuhkan, sedangkan material pecahan dinding tidak jatuh mengenai kubah masjid.
Usai melakukan pembongkaran, Ali Tohar mengaku sedikit gamang pada saat melakukan pembongkaran dengan menggunakan tangga mobil pemadam kebakaran . “Demi tugas, rasa gamang itu otomatis hilang. Kita harus siap menertibkan bangunan yang terbukti melakukan penyimpangan,” tegasnya. (Hpm)