Dengan mencalonkan diri jadi presiden Republik Indonesia (RI), Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), telah berdusta terhadap warga DKI Jakarta. Pasalnya, Jokowi pernah berjanji untuk membereskan Jakarta sewaktu dahulu mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI Jakarta. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan Jokowi telah bohongi rakyat Jakarta
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) MUI Tengku Zukarnain menjelaskan, dalam Al-Quran, jelas sekali ancaman terhadap orang-orang yang berbohong dan pemimpin yang membohongi rakyatnya.
"Penetapan Jokowi sebagai calon presiden (capres) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan keputusan Jokowi untuk menerima pencalonan itu, bagaimanapun, merupakan hak pribadi Jokowi," tegasnya. [ian/rol]