Jumat, 13 Feb 2026

Kado di Hari Guru 2015, Kepsek SMAN 1 Sosa layak dianugerahi Tokoh Pendidikan

TABAGSEL (utamanews.com)
Rabu, 25 Nov 2015 09:16
Tanggal 25 Nopember setiap tahunnya, secara nasional diperingati sebagai hari guru, setelah dikeluarkannya Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, yang menetapkan hari lahir persatuan guru indonesia (PGRI). Secara historis, PGRI lahir pada 25 Nopember 1945, 70 tahun silam, setelah 100 hari proklamasi kemerdekaan Indonesia. Cikal bakal organisasi PGRI, diawali dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) tahun 1912, kemudian berubah nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) tahun 1932.

Semangat kebangsaan Indonesia telah lama tumbuh di kalangan guru-guru bangsa Indonesia. Organisasi perjuangan guru-guru pribumi pada zamannya itu, bersifat unitaristik yang anggotanya terdiri dari para Guru Bantu, Guru Desa, Kepala Sekolah, dan Penilik Sekolah. Dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda mereka umumnya bertugas di Sekolah Desa dan Sekolah Rakyat Angka Dua.

Setidaknya ada tiga tujuan utama yang melatar belakangi lahirnya organisasi guru ini, pada masa itu, yakni, pertama, mempertahankan dan menyempurnakan Republik Indonesia, kedua, mempertinggi tingkat pendidikan dan pengajaran sesuai dengan dasar-dasar kerakyatan, dan ketiga, membela hak dan nasib buruh umumnya, guru pada khususnya.

Tampaknya, semangat perjuangan para guru di Kabupaten Palas ini masih melekat dalam diri sanubari para guru di daerah ini, sejalan dengan tujuan utama dibentuknya organisasi PGRI untuk terus memacu diri dan lingkungan di sekolah masing-masing guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Palas, agar sejajar dengan kualitas pendidikan bertaraf regional, nasional maupun sekolah berstatus internasional. 
Seperti halnya yang sejak lama dan hingga kini terus diprogramkan oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SMA N 1 Sosa, Drs. Parluhutan Siregar, yang dinilai banyak kalangan di daerah ini mampu merubah keadaan sekolah yang dipimpinnya itu, dari semula sekolah yang dikenal bergelar "Sekolah Dangdut" itu, menjadi sebuah lembaga pendidikan yang banyak melahirkan alumninya yang berkualitas lulus dan diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia, guna terus berinovasi dan berkarya memajukan dunia pendidikan di sini.

"Bila ada event penganugerahan gelar tokoh pendidikan bagi kepsek tingkat SLTA di Kabupaten Palas pada peringatan hari guru tahun 2015 ini, saya akan menempatkan posisi Kepsek SMAN 1 Sosa sebagai nominator unggulan untuk meraih predikat itu," demikian disebutkan Ketua PGRI Kabupaten Palas, Ali Irfan Hasibuan, S. Pd, MM.Pd kepada Media, Selasa (24/11).

"Sayangnya, anggaran di PGRI Kabupaten Palas sangat minim, sehingga belum bisa dibagikan untuk alokasi event penganugerahan itu. Tapi, untuk memperingati hari PGRI tahun 2015 ini, kita tetap menggelar berbagai kegiatan selama beberapa hari yang diikuti oleh para guru dan siswa," tambahnya.

Statemen Ketua PGRI Palas ini bukan tidak beralasan. Pasalnya, sejak tahun 2009 silam, ketika jabatan Kepsek SMAN 1 Sosa digantikan oleh Drs. Parluhutan Siregar, setelah sebelumnya dijabat oleh Drs. Rosehat Nasution, terlihat jelas perubahan peningkatan mutu pendidikan di sekolah yang dikenal masyarakat di Kecamatan Sosa ini dengan istilah "Sekolah Dangdut" yang tidak memiliki visi misi memajukan dunia pendidikan.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Sebagai Kabid Dikmenti Disdik Palas di tahun 2009 lalu, ketika proses pergantian kepsek SMAN 1 Sosa, saya sebagai pengawasnya langsung mengantarkan Drs. Parluhutan Siregar untuk menggantikan kepsek sebelumnya. Saya berpesan kepadanya, agar merubah karakteristik, serta anggapan miring masyarakat selama ini tentang sekolah ini, agar dibuat satu program terobosan dan kini bisa kita lihat hasilnya," ujar Kadishub Palas ini.

"Alhamdulilah, mulai lulusan tahun 2010 lalu hingga lulusan terakhir tahun pendidikan 2014/2015, kemarin, seingat saya sudah ratusan alumni dari SMAN 1 Sosa yang berhasil masuk ke PTN di Indonesia. Ini kan satu prestasi yang cukup baik dalam upaya mendongkrak mutu dan kualitas pendidikan di daerah ini," imbuhnya.

Selain itu, kata Irfan lagi, dirinya pernah mengikuti langsung program pertukaran pelajar SMAN 1 Sosa dengan SMAN 3 Batu Sangkar di Provinsi Sumbar belum lama ini, juga kegiatan pertukaran pelajar SMAN 1 Sosa dengan SMAN 3 Sunggal Kabupaten Deli Serdang beberapa bulan terakhir, serta sejumlah program yang dinilai sangat baik dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. 

iklan peninggi badan
"Selaku Ketua PGRI, saya terus mendapat kordinasi dan informasi terkini mengenai program-program pendidikan dan terobosan yang terus dilakukan oleh SMAN 1 Sosa. Tidak hanya program pertukaran pelajar, program pembangunan sarana dan prasarana di sekolah ini terus dipacu dan kepseknya terlihat sangat akur dan dekat dengan komite sekolah, masyarakat juga siswanya, sehingga terlihat perubahan mutu dan kualitas SMAN 1 Sosa setelah dipegang oleh Drs. Parluhutan Siregar," pungkasnya.

Setahu Ali Irfan lagi, inilah satu-satunya Kepsek SMA di daerah Kabupaten Palas yang juga merangkap sebagai penjaga sekolah. Menurutnya, dari sikap kepsek yang mau mendedikasikan dirinya juga sebagai penjaga sekolah di tempatnya, ini kan satu bukti nyata tanggung jawab kepsek tersebut untuk memajukan lembaga pendidikan yang dibinanya. "Oleh karenanya, bila ada pihak-pihak yang ingin merongrong eksistensi kepsek SMAN 1 Sosa yang saat ini sedang menjabat, selaku Ketua PGRI Palas, saya adalah orang pertama yang akan membela dan mempertahankan agar posisi kepsek tetap dipertahankannya, sehingga tercapai harapan dan cita-citanya membangun lembaga pendidikan yang refresentatif dan bermutu di daerah Palas ini. Saya yakin, hal itu bisa diraih oleh Drs. Parluhutan Siregar," pungkasnya.

Tokoh masyarakat Palas, Amar Makruf Lubis, SE menyebut, SMAN Sosa dulunya dikenal dengan istilah SMA 9-10, artinya, masuk belajarnya jam 9 dan keluarnya jam 10. "Tapi, istilah itu tidak ada lagi setelah kepseknya digantikan oleh Drs. Parluhutan Siregar. Saya lihat sendiri perubahannya ini secara signifikan. Buktinya, bisa dilihat dari lulusan alumninya yang sudah mencapai angka ratusan orang pelajar yang berhasil lulus dan diterima di PTN di Indonesia," sebut Mantan Wakil Ketua DPRD Palas periode tahun 2009-2014 ini.

"Kepsek SMAN Sosa saat ini, saya nilai proaktif mencari terobosan dan program untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di sekolahnya. Seperti program pertukaran siswa dan program pendidikan lainnya. Seharusnya, kepsek seperti ini diberikan reward atau penghargaan oleh Pemkab Palas lewat Disdik Palas ataupun organisasi PGRI Palas, karena saya nilai mampu merubah kondisi lembaga pendidikan yang semula terpuruk menjadi sekolah yang benar-benar refresentatif saat ini," tambah Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Palas ini.

"Reward atau penghargaan wajar diberikan, tentunya akan lebih memotivasi guru atau kepsek lainnya di daerah Palas untuk turut serta meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Palas ini. Selain itu, kita juga, kan harus menghargai usaha dan upaya seorang, seperti guru atau kepsek yang telah berupaya semaksimal mungkin dalam melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, Ini harus dicontoh," ucapnya.

Sedangkan Kepsek SMAN 1 Sosa, Drs. Parluhutan Siregar, saat ditemui Media mengutarakan, sebagai seorang guru dan kepsek dirinya memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan yang dipimpinnya. Untuk mewujudkan cita-cita itu, dirinya berjanji di hadapan Bupati Palas akan bersedia menjadi penjaga sekolah dan sekaligus bertempat tinggal di lingkungan sekolah bersama keluarga, anak dan isterinya.

"Saya sudah berjanji di hadapan Bupati Palas, pak. Saya akan membenahi sekolah ini dan saya bersedia disebut sebagai penjaga sekolah sekalipun dengan tinggal di sekolah bersama isteri dan anak-anak saya. Bagaimana, upaya kami di sekolah ini, agar sekolah ini bisa baik mutu dan kualitasnya. Mohon dibantu dan bapak doakan usaha kami ini, ya pak," ujarnya merendah. 

Selanjutnya, Drs. Parluhutan Siregar, Kepsek yang Merangkap Sebagai Penjaga Sekolah. (MS)
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️