Sabtu, 02 Mei 2026

Guru SMP Negeri 44 Tuntut Kepsek Segera Dimutasi

MEDAN (utamanews)
Jumat, 23 Mei 2014 09:44


Sebanyak 18 dari 26 guru yang mengajar di SMP Negeri 44 Medan Jalan Chaidir, Kelurahan Nelayan  Indah, Kecamatan Medan Labuhan menuntut agar kepala sekolah  mereka segera dimutasi.  Selain dinilai  arogan, sang kepala sekolah juga dituduh sering melakukan pemecatan terhadap guru, dan tata usaha. Kondisi itu menyebabkan para guru resah sehingga merasa tidak nyaman lagi mengajar di SMP Negeri 44.

Demikian  terungkap saat  pertemuan 5 orang perwakilan guru SMP Negeri 44 dengan Kadis Pendidikan Kota Medan  Drs H Marasuran Siregar  MPd  didampingi Sekretarisnya Drs Ramlan Tarigan di Balai Kota Medan. Jika kepala sekolah tidak segera dimutasi, mereka  sepakat untuk pindah dari  SMP Negeri 44.
                
Sebelum bertemu dengan Kadis Pendidikan, kelima orang guru  diantaranya Vetronella Namolaita, Meliana Nasution, Suriani Situmorang dan Hasmidah lebih dulu mengadukan persoalan yang mereka alami kepada sejumlah wartawan di Bagian Humasy Setda Kota  Medan. Mereka mengakusejak Asmiati menjabat sebagai Kepsek SMP Negeri 44, proses belajar mengajar tidak kondusif.
Dalam pertemuan dengan Kadis Pendidikan, Vetronella Namolaita mengaku saat ini dirinya merasa tidak nyaman lagi mengajar di SMP Negeri 44 sejak kepemimpinan Asmiati.  Meski keluhan ini telah disampaikan namun tidak ada tindakan yang jelas dari Dinas Pendidikan Kota Medan. Untuk itu guru pindahan  dari Ambon ini minta persoalan di SMP Negeri 44 segera dituntaskan.
               
Ungkapan hampir senada disampaikan Meliana Nasution. Sebagai guru yang sudah lama mengajar di SMP Negeri 44, dia mengatakan tidak pernah sekalipun kepsek bersikap seperti Asmiatai saat ini. Kondisi itu membuatnya merasa tertekan dan tidak tahan lagi untuk mengajar di SMP negeri 44. “Jadi kami minta kepsek segera dimutasi!” tegas Meliana.
                
Kemudian Suriani Situmorang juga menyampaikan keluhan terkait kepemimpinan Asmiati.  Selain bersikap arogan, kepsek juga minta murid untuk membuat surat angket  berisikan nama dua guru yang tidak disukai. Tindakan itu  dinilainya tidak pantas dilakukan oleh seorang kepala sekolah.  Sudah itu setiap kali berpapasan dengan guru,  kepsek tak mau menegur ataupun menyapa. Karena itulah dia maupun guru-guru yang lain merasa tidak bisa bekerjasama  lagi dengan kepala sekolah.
                
Pernyataan Suriani dikuatkan Hasmidah lagi.  Dia minta kepsek segera dimutasi, sebab proses belajar mengajar di SMP Negeri 44 saat ini tidak kondusif. “Dengan sikap kepsek yang seperti itu,  bagaimana kami para guru bisa nyaman mengajar. Kami tidak ingin para murid menjadi korban. Untuk itu kami minta kepsek sehera dimutasi!” ungkap Hasmidah.
produk kecantikan untuk pria wanita
                
Ditambahkannya lagi, sikap kepsek membuat para guru di SMP Negeri 44 telah membuat surat pernyataan agar kepsek mereka segera dimutasi. Dari 26 guru yang mengajar di tempat itu, 18 orang dinataranya telah menandatangani surat pernyataan menuntut agar kepsek segera dimutasi. “Apabila kepsek tidak diganti, maka kami yang akan pindah dari SMP Negeri 44,” teriak kelima guru serempak.
                
Menanggapi keluhan kelima guru tersebut, Kadis Pendidikan Kota Medan Drs H Marasutan Siregar MPd didampingi Sekretarisnya Drs Ramlan Tarigan dan Kabid Pra Pendidikan Dasar Drs Syahrial, berjanji akan segera menuntaskan apa yang menjadi keluhan para guru. Dia mengaku persoalan di SMP Negeri 44 sudah bertingkat-tingkat, satu diselesaikan muncul persoalan baru. Kondisi itu membuat dirinya sudah berulangkali datang untuk menyelsaikan masalah.
                
“Jadi tolong beri kesempatan kepada kami untuk menelusuri persoalan ini, saya berjanji segera menyelesaikannya. Untuk itu saya minta kepada ibu-ibu guru untuk mengajar kembali seperti biasa. Rabu (28/5), saya akan datang ke SMP Negeri 44 sehingga kita bisa bicara langsung dengan kepala sekolah. Saya tidak mau hanya menerima pengaduan sepihak. Saya ini bekas guru, jadi saya tahu apa yang ibu-ibu rasakan saat ini. Yang pasti saya tidak berpihak kepada siapapun,” jelas Marasutan.(BS)
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️