Trigana Barus dari BPBD Provinsi Sumut menyampaikan pemaparan materinya sebagai narasumber pada kegiatan Sosialisasikan Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana yang digelar BPBD Palas.
Bertujuan untuk menambah dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan para aparatur pemerintah dan masyarakat dalam rangka pencegahan dan kesiapsiagaan, sekaligus simulasi penanggulangan dan penggunaan alat-alat kebencanaan, badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Palas menggelar sosialisasi tahun 2015.
"Kegiatan ini diikuti sebanyak 50 orang peserta, terdiri dari unsur BPPD Palas, Kantor Kesbangpol, Satpol PP, unsur Kwacab Palas dan perwakilan masyarakat dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Barumun, Ulu Barumun dan Kecamatan Sosopan," sebut Kepala BPBD Palas, M. Irwan Baginda, S. Sos didampingi Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan Drs. Ali Aceh dan Kasubbid Kesiapsiagaan Irsan Soleh Lubis, S. Si kepada Media, Rabu (18/11).
"Kegiatannya berlangsung selama dua hari, hari ini pemaparan materi oleh 3 orang narasumber dari BPBD Provinsi Sumut bertempat Aula MAN Sibuhuan dan besok, Kamis (19/11), dilakukan simulasi penggunaan peralatan kebencanaan bagi para peserta di Lapangan Eks MTQ Kecamatan Ulu Barumun," tambahnya.
Ditambahkan juga, dalam simulasi nantinya peserta juga akan dibekali tentang penggunaan tenda darurat saat bencana terjadi, simulasi penggunaan alat penyulingan air bersih, yang digunakan pada saat terjadi bencana banjir.
"Saat ini, kita tengah berada di musim penghujan, makanya kita antisipasi sedini mungkin dan waspadai dengan Kesiapsiagaan saat bencana terjadi," pungkasnya.
Sementara, Wabup Palas drg. Ahmad Zarnawi Pasaribu, usai membuka kegiatan mengatakan, kegiatan sosialisasi ini dinilai positif dan upaya membangun sikap, mencegah itu lebih baik dan bagus daripada menanggulangi.
"Perlu kita bangun sikap di tengah masyarakat agar tidak membuang sampah di aliran sungai dan kali, yang dapat menyebabkan aliran air tersumbat hingga meluap dan mengakibatkan terjadinya banjir," ucapnya.
Selain itu, lanjutnya, diharapkan agar BPBD Palas dapat membuat perencanaan tentang perda penanggulangan bencana sebagai payung hukum dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Palas, tutupnya.
Sebagai nara sumber dari BPBD Provinsi Sumut, antara lain, Daniel Dachi dan Trigana Barus, ia menyampaikan materi tentang peran masyarakat pada tanggap darurat. (MS)