Kamis, 21 Jan 2021 12:47
  • Home
  • Opini
  • Dosen Nommensen: Aksi 212 role model keadaban publik

Dosen Nommensen: Aksi 212 role model keadaban publik

MEDAN (utamanews.com)
Senin, 09 Jan 2017 11:52
Dok
Jonson Rajagukguk
Jonson Rajagukguk, S.Sos, SE, MAP., Akademisi dari Universitas HKBP Nommensen merilis catatan positif dari aksi 2 Desember 2016, atau yang lebih dikenal dengan sebutan 212. Dosen Administrasi Negara ini menilai banyak hal positif yang bisa diambil dari aksi 212 untuk membangun keadaban publik (public civility).

"Aksi damai itu bisa berjalan dengan baik dan tidak ada cacat sedikitpun. Hal-hal yang dikhawatirkan, seperti bakal terjadi kekerasan, pengrusakan lingkungan dan unsur negatif lainnya sama sekali tidak terjadi," ungkap Jonson, Senin (9/1/2017).

Menurutnya, adalah hak semua warga negara untuk melakukan aksi unjuk rasa dengan berbagai aspirasi.

"Bahkan, unjuk rasa merupakan salah satu kontrol publik kepada pemerintah yang berkuasa. Dengan adanya aksi unjuk rasa yang beradab, maka berbagai praktek penyalahgunaan kekuasaan bisa dicegah sejak dini," ungkapnya.

Atas dasar itu, Jonson menilai bahwa aksi unjuk rasa yang dilaksanakan dengam cara-cara beradab harus dibudayakan dengan baik.

"Sebagaimana kita ketahui bersama, latar belakang unjuk rasa banyak ragamnya. Tetapi kalau sudah rakyat yang melakukan unjuk rasa dan bergerak secara natural, maka unjuk rasa itu benar dan baik dan bisa dijadikan sebagai kekuatan membangun demokrasi yang benar," tambahnya.

Hanya saja, kata Jonson, semua pihak harus tetap mengingat bahwa dalam melakukan aksi unjuk rasa yang benar haruslah tidak melakukan pengrusakan, menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga ketertiban bersama.

"Jika itu dilakukan, maka keadaban publik kita berada pada level yang lebih tinggi. Dengan demikian kita adalah masyarakat yang punya adab untuk menjaga martabat sebagai warganegara yang peduli hukum, care of the law, dan aturan main, rules," pungkasnya. (SN)
T#g:212opiniNommensen
Berita Terkait
  • Sabtu, 05 Des 2020 14:35

    Gubernur Edy Beri Kuliah Umum di UHN, Resmikan Patung dan Taman Nommensen

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menegaskan, untuk membangun Sumut jangan pernah mempersoalkan suku dan agamanya. Selama mampu memberikan yang terbaik untuk daerah ini, maka harus diberi

  • Rabu, 12 Agu 2020 20:12

    Mengatasi Stres Dengan Merawat Binatang atau Tanaman di Masa Pandemi Covid-19

    Menjaga kesehatan jiwa sangat penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Pandemi Covid-19 selain menyerang fisik namun juga menyerang kesehatan mental seseo

  • Selasa, 21 Apr 2020 09:01

    Perempuan Indonesia Belum Merdeka 100%

    Perempuan saat ini masih belum memerdekakan diri dengan pilihanya sehingga perempuan Indonesia masih terkungkung dalam pikiran manusia bahwasanya memiliki kodrat hanya sebagai Ibu rumah tanga yang men

  • Selasa, 18 Feb 2020 03:18

    Mewaspadai Demo 212 di KPK Hanya Mencari Sensasi

    Kelompok Persaudaraan Alumni (PA) 212, Front Pembela Islam (FPI), dan beberapa kelompok lain akan melaksanakan demonstrasi pada 21 Februari 2020 di KPK. Demonstrasi tersebut diduga sebagai cara untuk

  • Selasa, 10 Des 2019 03:10

    Mempertanyakan Relevansi dan Urgensi PA 212

    Persaudaraan Alumni (PA) 212 melakukan reuni pada 2 Desember 2019. Sejumlah pihak mempertanyakan urgensi dan relevansi kegiatan tersebut. Selain itu, acara reuni yang melibatkan massa dalam jumlah bes

  • Kamis, 05 Des 2019 06:45

    Public Had Bored of 212 Reunion

    The reuni of 212 had been done on December 2, 2019 which was attended by approximately 7 until 15 thousands attendent. The amount of these actually had been decreased if we will compare with previousl

  • Minggu, 17 Nov 2019 08:37

    Reuni 212 Bernuansa Politis Patut Ditolak

    Reuni 212 akan segera digelar pada 2 Desember. Aksi ini ditengarai hanya akal-akalan untuk memulangkan Habib Rizieq yang pergi sendiri ke luar negeri. Dengan demikian, acara ini patut untuk ditolak ka

  • Kamis, 01 Agu 2019 15:01

    Bernuansa Politis, Ijtima Ulama 4 Tidak Perlu Digubris

    Hiruk pikuk Pilpres telah menjadi catatan sejarah baru bagi dunia politik di Indonesia. Para awak media seakan tak ingin melewatkan segenap aksi para politikus dan simpatisan Capres dalam bermanuver.

  • Selasa, 30 Jul 2019 03:30

    Ijtima Ulama 4, Acara Sia-Sia Mencari Simpati

    Bertemunya Prabowo dengan Jokowi di MRT jelas masih terngiang di kepala masyarakat Indonesia, bagaimana tidak keduanya seakan bertemu seperti seorang sahabat lama, keduanya tersenyum dan keduanya pun

  • Sabtu, 20 Jul 2019 14:20

    Jurus Sia-Sia Ijtima Ulama 4 Pasca Pertemuan Jokowi-Prabowo

    Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana menggelar ijtima Ulama keempat untuk menentukan sikap setelah Capres yang diusungnya Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden 2 Periode Joko Widodo. "Acara terse

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak