
Peristiwa pemukulan dengan tongkat baseball terhadap Eva oleh Yudiono di jalan Kartini Medan pada Rabu (4/11) lalu, sampai saat ini masih belum ditindak lanjuti oleh aparat kepolisian.
Peristiwa konyol yang tidak sepatutnya dilakukan pria terhormat terhadap kaum hawa ini sempat menjadi isu publik di kota Medan. Pasalnya pemukulan tersebut dilakukan tepat di warkop jurnalis, di hadapan puluhan wartawan yang sedang merilis berita.
Informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi mata, penganiayaan ini dipicu oleh kemacetan akibat pengalihan arus lalu lintas akibat demo buruh di kantor Gubernur.
Ditemui di ruang rawat inap Eva, di salah satu rumah sakit di kawasan kampung Madras, Medan, Eva mengaku masih merasa mual bahkan muntah saat duduk. Sejak peristiwa itu, dirinya masih dirawat dan belum dapat menjalankan aktifitasnya.
"Ini kemarin gumpalan darah beku yang dikeluarkan medis di rumah sakit ini, bang," ujar Eva sambil memperlihatkan foto gumpalan darah di atas tangan perawat, Sabtu (7/11).
"Mungkin dia pengaruh obat waktu itu. Aku gak liat dia melawan saat dipukuli massa di situ. Mungkin lagi (ilusi). Masak sih dia tega mukul cewek dengan tongkat baseball. Serem kalau diingat, bang," ujar Eva.
(red)
Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama