Wakil Ketua KPK: Tak Hanya Menangkap Tipikor, Bupati Zahir Hadir dan Gaungkan Budaya Antikorupsi
Batu Bara (utamanews.com)
Oleh: Mukhlis Aci
Jumat, 27 Okt 2023 16:47
Istimewa
Tampak akrab, potret Bupati Zahir bersalaman kepada Wakil Ketua KPK RI, Dr. Nurul Ghufron pada acara "Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi," di Gedung PRSU Medan.
Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP didampingi Sekdakab Batu Bara Norma Deli Siregar menghadiri Roadshow Bus KPK RI 2023 Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis (26/10/2023) yang berlangsung di Gedung PRSU Medan.
Hadir dalam acara tersebut , Pj. Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin, Wakil Ketua KPK RI Dr. Nurul Ghufron, Forkopimda Sumut dan seluruh kepala daerah se-Sumatera Utara.
Roadshow Bus KPK tahun 2023 berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 26 s/d 29 Oktober dengan mengusung tema "Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi".
Pembukaan ditandai dengan pemukulan gondang, dan persembahan tari-tarian multi etnis. Kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan penyuluh antikorupsi oleh Pj. Gubsu Hassanudin dengan menyerahkan surat keputusan dan didampingi Wakil Ketua KPK Dr. Nurul Ghufron.
Dalam pidatonya, Pj. Gubsu Hassanudin mengatakan untuk merubah budaya bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan waktu lama. Oleh karenanya, budaya antikorupsi terus menerus digaungkan.
"Provinsi Sumatera Utara secara berkelanjutan dan konsisten selama 5 tahun terakhir serius dan fokus dalam mewujudkan good government dan clean government dengan berbagai upaya. Sehingga berhasil meningkatkan 24 indikator tata kelola yang baik dalam skala nasional dan menyambut baik kehadiran Roadshow Bus KPK RI," kata mantan Pangdam 1 Bukit Barisan itu.
Sementara, "Wakil Ketua KPK RI Dr. Nurul Ghufron menyebutkan sebagai mana maksud di atas, bahwa tugas KPK tidak hanya sekedar menangkap tindak pidana korupsi," melainkan ada hal yang lebih baik lagi, yaitu bagaimana KPK membangun kesadaran masyarakat terhadap pemberantasan tindak korupsi.
“Sebagai mana tadi diungkapkan bahwa 3 pendekatan pemberantasan tindak korupsi yang dilakukan KPK, yakni lewat pendidikan, pencegahan maupun penindakan," pungkas lulusan Doktor dari Universitas Padjajaran itu.