Kamis, 21 Mei 2026

Sikapi pernyataan Pj Bupati Buru terhadap wartawan, HMI Ambon: Kita dukung kemerdekaan pers

Ambon (utamanews.com)
Oleh: Devy G P Rabu, 13 Jul 2022 09:33
Poyo Sohilauw
Istimewa

Poyo Sohilauw

HMI Cabang Ambon turut memberi komentar terkait dengan pernyataan Penjabat Bupati Buru yang menyebutkan "Wartawan Biadap" dalam pesan WhatsApp Grup OPD Kabupaten Buru.

Kabid PTKP HMI Cabang Ambon, Poyo Sohilauw, mewakili HMI Ambon mempertanyakan etika pejabat publik yang kerap mengucapkan kalimat-kalimat yang tidak edukatif.

"Beberapa tahun belakangan ini memang kita selalu disajikan dengan pernyataan-pernyataan yang tidak edukatif dari pejabat publik khususnya di Maluku", ujarnya, Rabu (13/7).

Menurut Poyo Sohilauw, sebagai pejabat publik seharusnya mampu menjaga lisan dan tindakan agar tidak menimbulkan keonaran di tengah masyarakat.
"Sebagai pejabat publik, kata kata dan tindakan harus diperhatikan agara tidak terjadi blunder di tengah masyarakat, ini soal etika pejabat apalagi pernyataan itu ditujukan kepada rekan-rekan pers, pers adalah salah satu pilar demokrasi, kita wajib dukung profesionalisme dan kebebasan pers", tegasnya.

Sohilauw juga menjelaskan bahwa Ini bukan kali pertama pernyataan yang tidak senonoh diucapkan oleh pejabat publik, hal serupa juga sering kali diucapkan oleh Gubernur Maluku Murad Ismail.

"Memang benar kata istilah bahwa Ikan itu membusuk dari kepalanya, itu fenomena di Maluku saat ini, bagaimana tidak, pejabat yang sering mengeluarkan kalimat kalimat yang tidak senonoh seperti itu juga sering kali muncul dari Gubernur Maluku juga, jadi tidak heran kalau pejabat yang lain melakukan hal yang sama", ungkapnya.

Selain itu dia juga menyayangkan sikap beberapa pejabat dan masyarakat bahkan aktivis yang mengasosiasikan cara bicara pejabat yang kasar apalagi dengan makian sebagai karakter orang Maluku.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Aneh juga kita di Maluku dari pejabat, masyarakat bahkan aktivis yang menganggap cara bicara dengan maki-maki orang itu sebagai karakter orang Maluku, hal ini menunjukan betapa rendahnya peradaban orang Maluku", tutupnya.
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later