Gerakan Nusantara Bangkit (GNB) Jember, melaksanakan seminar dengan thema "Damai Di Hati Damai Di Jiwa, Merajut Kebersamaan Serta Membangun Kesatuan NKRI", di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, Selasa (08/10/2019).
Seminar yang dihadiri oleh Tokoh dan masyarakat lintas agama tersebut dengan penggagas sekaligus ketua panitia, Pendeta Zefanya Rahmad, dihadiri oleh sekitar 3000 orang, dengan menghadirkan Pemateri diantaranya Menachen Ali, MA dan KH. Muhammad Muwafiq.
Hadir pada kesempatan tersebut diantaranya Wakil Bupati Jember Drs A Muqid Arif, Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin, Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal dan tamu undangan lainnya.
Pada seminar tersebut, dalam memberikan kata pengantarnya, masing-masing pemateri mengupas indahnya kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia, sehingga sangat beruntunglah kita hidup sebagai Bangsa Indonesia. Bahkan dalam cuplikan sambutannya, Wakil Bupati Jember Drs A Muqid Arif menyampaikan, "Kalau kita komitmen satu aliran seperti ini pastinya sampah-sampah akan tersisih dengan sendirinya, dalam arti kalau gambaran kemauan sedemikain banyak orang merupakan aliran yang mendukung tegaknya Pancasila dan NKRI, pastinya pihak-pihak yang bertentangan akan tersisih dengan sendirinya."
Demikian halnya Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin, menanggapi pelaksanaan kegiatan Seminar tersebut menyampaikan, "Kita harus selalu menyadari jati diri kita sebagai Bangsa Indonesia, jangan sampai kita lengah hanya karena pengaruh-pengaruh melalui media, media sosial, dampak dari modernisasi yang tidak kita manfaatkan dengan baik."
"Proxy war atau perang proxy selalu mengancam kita, sehingga kalau kita lengah, generasi kita lengah pastinya akan mudah diadu domba oleh pihak-pihak yang ingin menguasai Bangsa Indonesia, sehingga saya menyampaikan salut kepada panitia penyelenggara seminar ini, yang tentunya akan memantapkan rasa bela negera, apalagi para pesertanya sebagaian besar kalangan mahasiswa generasi muda. Mereka harus tahu dan sadar sejak dini terhadap hal-hal seperti ini", pungkas Letkol Inf La Ode M Nurdin.