Rencana Mustafa Kemal Ataturk Jadi Nama Jalan di Jakarta, Ketua MUI Deli Serdang Sependapat Dengan MUI Pusat
Deli Serdang (utamanews.com)
Oleh: Sofyan Kurniawan
Selasa, 26 Okt 2021 17:06
Dok Pribadi
Amir Panatagama
Pemerintah berencana akan mengganti nama salah satu jalan di Jakarta dengan nama tokoh Turki Mustafa Kemal Ataturk, mendapat protes dari MUI.
Dikutip dari cnnindonesia.com, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menolak rencana pemerintah mengganti nama salah satu jalan di Jakarta dengan nama tokoh sekuler sekaligus pendiri Turki modern, Mustafa kemal Ataturk.
"Jadi Mustafa Kemal Ataturk ini adalah seorang tokoh yang kalau dilihat dari fatwa MUI adalah orang yang pemikirannya sesat dan menyesatkan," kata Anwar dalam keterangan resminya, Minggu (17/10).
Hasil konfirmasi awak media utamanews.com terhadap Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Deli Serdang, Amir Panatagama terkait hal tersebut, Selasa (26/10), melalui pesan singkat Whatsapp mengatakan bahwa secara moralitas bersependapat dengan MUI Pusat.
"Secara moralitas sependapat dengan MUI pusat, karena dalam semangat membangun bangsa kita jangan ada cacat sejarah, apalagi mengagungkan tokoh yang gagal dalam membangun bangsa", ujarnya.