Warga Asahan menolak kehadiran Rizieq Shihab di Kabupaten Asahan. Bubarkan Ormas Radikal FPI. Rizieq Shihab Perusak Kerukunan Umat Beragama, Indonesia Damai Tanpa FPI.
Demikian disampaikan Indra dan ratusan massa Aliansi Pemuda Asahan (APA) saat berunjuk rasa di Kantor DPRD Kab. Asahan dan kantor Polres Asahan, siang ini Kamis (10/12/2020). Aksi unjuk rasa massa tidak hanya dilakukan dalam bentuk orasi dengan membentangkan sejumlah poster dan baliho, melainkan juga ditambah dengan pembakaran foto Rizieq Shihab.
"Tidak ada tempat Ormas Radikal di bumi Indonesia, untuk itu pemerintah harus membubarkan dan menindak tegas Ormas yang tidak ikut aturan pemerintah, seperti FPI (Front Pembela Islam). Selama ini FPI hanya membuat resah masyarakat apalagi sejak kepulangannya ke Indonesia membawa sejuta masalah bagi masyarakat, tangkap Habib Rizieq Shihab", tegas Indra dalam orasinya.
Ketua DPRD Asahan H. Baharuddin Harahap, SH, MH langsung menemui massa dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada massa Aliansi Pemuda Asahan.
"DPRD Asahan mendukung penuh tuntutan dan orasi yang disampaikan adik-adik sekalian. Jangan ragukan sikap DPRD Asahan, karena kami juga berdiri di atas rambu-rambu Pancasila dan NKRI, sehingga tidak ada satu pun Ormas Radikal yang bisa hidup di negara ini," ungkap Baharuddin yang juga mantan TNI-AD itu.
Lebih lanjut Baharuddin menyampaikan, "Aspirasi dari Aliansi Pemuda Asahan ini akan kami sikapi dan kami teruskan kepada pihak terkait agar dapat mengambil langkah dan sikap tegas terhadap Ormas Radikal."
"Kemudian kita akan tolak kehadiran semua provokator di bumi Asahan yang damai ini," ungkapnya.
Hal yang sama disampaikan Kabag Ops Polres Asahan Kompol Firman D, SH juga mendukung sepenuhnya aspirasi pernyataan sikap yang disampaikan oleh Aliansi Pemuda Asahan.
"Sebenarnya Bapak Kapolres Asahan cukup mengapresiasi aspirasi kehadiran massa Aliansi Pemuda Asahan disini, akan tetapi karena ini masih suasana Pilkada beliau belum sempat untuk hadir di sini", tegas Firman.
Polres Asahan tidak ada toleransi terhadap pengganggu Kamtibmas di Asahan, termasuk kegiatan Ormas Radikal. "Pada prinsipnya Polres Asahan mendukung aspirasi dari aliansi Pemuda Asahan bahwa radikalisme adalah musuh negara," ungkap Firman mengakhiri arahannya.